Rabu, 05 Agustus 2015

Wrestling & Love part 30


Kelvin kembali ke rumahnya

"Yeaay kakak pulang" teriak Yupi kegirangan lalu memeluk kakaknya

"Aduduh Dek.. meluknya jangan kenceng-kenceng, huu dasar" balas Kelvin sambil mengacak-acak rambut Yupi

"Hehe maaf Kak, abisnya kangen :p" ucap Yupi

"Hehe iya.. kakak juga kangen kamu" ucap Kelvin

"Beneran kak? Waaa makasih kakakku yang ganteng" ucap Yupi

"Hehe iya adekku yang lucu" balas Kelvin
Kelvin lalu berbicara kepada kedua orangtua nya sebelum pergi ke kamarnya untuk mandi, kemudian makan

Hari itu hari Sabtu tidak ada kuliah bagi Kelvin, dia baru lanjut masuk kuliah hari Senin
Dia menghabiskan waktu dengan tidur-tiduran di kasur mengistirahatkan badannya sambil bermain dengan smartphonenya sekedar untuk chat dengan Andela ataupun membuka twitter

Sementara itu

Shani dan Michael sedang berjalan-jalan di suatu mall di Jakarta untuk sekedar berlibur dari kuliah

"Naah.. Shan, kamu mau ngapain dulu nih ? nonton makan belanja atau apa? tanya Michael
"Mmhh kamu maunya apa? tanya Shani

"Laah kok balik nanya aku, aku mah terserah Shaniku ini" ucap Michael sambil mencubit hidung Shani

"Iih sayang, sakit tau..." balas Shani cemberut.

"Haha iya bercanda" ucap Michael

"Naahh, mendingan kita makan dulu.. ya ya ya ?? aku laper nih" tanya Shani sambil memegang perutnya layak anak kecil

"Hmm makan mulu kamu, ntar makin ndut hehe" ucap Michael

"Iih biarin wlee :p gendut juga kamu suka" ledek Shani.

"I..iya deh, hehe aku emang selalu
suka sama Shanikuwwhh..
"Ayo ke restoran" lanjut Michael menggandeng tangan Shani

"Eh.. kata Andela, Kelvin udah pulang dari rumah sakit looh, aku barusan bbm Andela" ucap Shani

"Waah syukurlah kalo dia udah sembuh" balas Michael

Sesampainya mereka di restoran

Pelayan menghampiri mereka
"Mau pesen apa mas mba ?

"Naah kamu pesen apa sayang?" tanya Michael pada Shani

"Mmhm apa yaa" ucap Shani sambil meletakkan jari dibawah dagunya tanda berpikir

"Aah Steak aja deh" ucap Shani
akhirnya memutuskan

"Okee deh aku samain kamu aja, steak nya 2 sama orang juice 2 ya maas" ucap Michel pada pelayan

"Baik.. ditunggu pesanannya
Terima kasih" ucap pelayan ramah lalu pergi

Saat Shani dan Michael menunggu pesanan mereka

"Eh Shan.. itu kayak mereka bukan sih ?" tanya Michael menunjuk dua orang, sepasang kekasih

"Mhh kayaknya iya deh..
Iya itu mereka Sayang" balas Shani

"Woiii Dit, Lennn" panggil Michael yang ternyata iu adalah sahabat mereka saat SMK yaitu Adit dan Elaine
Adit dan Elaine menengok kearah suara

"Eh.. Len itu kayak Michael Shani yaa?" kenapa mereka di Jakarta?" tanya Adit kebingungan

"Aahh iya Dit itu mereka, yuk kita samperin" ajak Elaine sambil menggandeng tangan Adit

"Aaaaah Elaine ku kangen" ucap Shani

"Aaahhh Shani ku kangen juga" balas Shani lalu mereka berpelukan

"Aaaah Michael ku kangen" ucap Adit

"Najiss lu kata gw homo :v" balas Michael

"Yeeeh lu mah, pelukan dong kaya pacar-pacar kita ini" ucap Adit
"Kalo mereka gapapa cewek..
pantes buat peluk2an.. lah ini ??
Gw sama lu pelukan ? ogah" ucap Michael

"Haha.. lu ga berubah Dit" ucap Adit

"Yaiyalah gw begini aja, emangnya gw Bima-X bisa berubah" ucap Michael

Shani dan Elaine hanya tertawa mendengar candaan dari pacar-pacar mereka

"Eeh ayoo ikut kita makan" ajak Shani pada Elaine dan Adit

"Waah iya Shan.. kebetulan aku sama Adit juga mau makan disini" balas Elaine

"Oiya btw, kenapa kalian ada di Jakarta ? tanya Elaine
"Lagi pengen jalan-jalan aja kok, kuliah lagi libur, iya kan sayang? "ucap Shani.

"Iya sayang" jawab Adit..

"Ehh kampret.. itu pacar gw
manggil sayang-sayang aja lu, gw Curb Stomp nih" ucap Michael

"Hehe bercanda Mike, lagian Curb Stomp udah di banned :p, yang ada lu gw RKO" jawab Adit tidak mau kalah

"Oohh gitu yaa, bilang-bilang sayang sama Shani, aku jewer nih" ucap Elaine menjewer telinga Adit.

"Dududuh.. maaf bebekku,
bercanda doang kok tadi" ucap Adit

"Jewer aja terus Len, sampe copot tuh kuping" ucap Michael sambil tertawa

"Aah elu mah" balas Adit
"Oiya, gimana kuliah kalian?" tanya Michael pada Adit Elaine

"Mmh baik-baik aja kok, kalian juga kan" tanya Adit balik

"Iya" balas Michael dan Shani singkat

"Oiya, kita udah ngumpul berempat gini, biasanya ada sepasang lagi..
Mana si Cenation (Kelvin) sama Andela ? tanya Adit

"Iya kemana mereka, aku kangen Andela" ucap Elaine

"Mmh itu, Ke..lvvin baru aja keluar dari rumah sakit" jawab Michael

"Haaahhh ? kenapa bisa?" kaget Adit

Michael dan Shani pun menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa Kelvin hingga ia bisa terbaring di ruma
h sakit

"Ooh gitu ceritanya, gila tuh dia..
berantem segitunya" heran Adit

"Gitu deh.. dia emang Never Give Up kayak si Cena" balas Michael

Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan telah tiba..
Dan mereka makan bersama

Setelah selesai

"Sampai ketemu yaa Leen, aku bakal kangen kamu bangett" ucap Shani yang memeluk erat temannya Elaine

"Sampai ketemu ya Mikkeee, aku bakal kangen kamu banget" ucap Adit yang mau meluk Michael

"Iddih ogah, gausah meluk-meluk lu" balas Michael
"Kamu mah gitu" ucap Adit seperti bencong

"Idihh.. najeess
Shan selamatin aku dari cowok jadi-jadian ini" ucap Michael

Shani dan Elaine tertawa melihat tingkah kocak pasangan mereka..

"Canda gw Mike..
haha, yok bro sampe ketemu lagi, sukses ya, kirim salam ke Kelvin" ucap Adit berjabat tangan ke Michael

"Yook selow, iya sampe ketemu lagi, sukses juga..
Iya ntar gw sampein salam lu" balas Michael yang menyambut uluran tangan Adit

Adit dan Elaine memutuskan pulang dari mall itu, sementara Michael dan Shani pergi ke bioskop
"Nonton apa nih sayang" tanya Michael pada Shani

"Mhhm apa yaaa ? terserah kamu deh, aku ngikut aja" balas Shani

"Mmh oke deh, kita nonton San Andreas aja yaa ? film terbaru The Rock" tanya Michael
                                                   
"Oke Sayang, ayo" balas Shani

Michael memesan tiket untuk dua orang, Shani membeli popcorn untuk cemilan mereka berdua
Film pun dimulai

Sepanjang film berlangsung, Shani serius menonton film itu sambil tangannya memegang tangan Michael

2 jam berlalu film pun selesai
Shani dan Michael pulang ke rumahnya masing-masing
Sementara Kelvin berada di kamarnya
Dia hanya istirahat, karena saran dokter bahwa dirinya harus banya istirahat untuk memulihkan kondisinya

Di lain tempat

Razaqa sedang berjalan-jalan di suatu taman..
Dia melihat seorang wanita yang sedang sendirian duduk di sebuah kursi

"Kayaknya gw kenal deh tuh cewek" batin Razaqa

Razaqa kemudian menghampiri wanita itu

"Heey, sendirian aja? aku boleh duduk disini ?  sapa Razaqa

"E..Eh iya aku sendiri, silakan" ucap wanita itu
"Eh, iya.. kamu kalo gasalah temennya Kelvin Andela ya ? aku sering liat kamu di kuliahan" tanya Razaqa

Wanita itu mengangguk

"Oohh.." wanita itu hanya ber oh ria

"Oiya nama kamu siapa ? aku Razaqa" tanya Razaqa ramah lalu mengulurkan tangannya

"Mhh aku Michelle, salam kenal      Razaqa" ucap wanita itu tersenyum yang ternyata adalah Michelle
Michelle menyambut ukuran tangan Razaqa

"Salam kenal juga Michelle, oiya kamu lagi ngapain di taman sendirian ?" tanya Razaqa

"L..laagi nenangin diri aja hehe, aku suka ke taman ini sekedar liat langit so
re" balas Michelle

"Oooh.."

"Iya kamu bener..
Langit sore emang buat hati tenang
kayak aku sekarang ini, aku juga ke sini buat nenangin diri eh terus ketemu cewek cantik kaya kamu disini hehe..
bikin makin tenang suasana hati aku" ucap Razaqa

Michelle hanya tertunduk malu dan pipinya memerah

"Iiih apaan sih kamu, gombal deh" balas Michelle

"Haha pipi kamu lucu Le..
merah gitu" ucal Razaqa tertawa

"Eh tunggu-tunggu, kamu panggil aku Le, "Le" apaan ?" tanya Michelle bingun
g

"Namamu kan Michelle tapi dibaca Misyel.. tapi menurut aku kalo panggil "Syel" udah biasa jadi panggil Le dari kata michel"Le" haha.." jelas Razaqa..

"Iih apasih kamu ganti-ganti nama orang deh" ucap Michelle cemberut

"Iihh jangan cemberut dong Lele kuwhh hehe" ucap Razaqa

Mereka berdua terus berbicara satu sama lain hingga matahari tak terbit lagi (dibaca maghrib)

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 29


"Ayo buruan kita ke rumah sakit..
Luka kamu harus diobatin" ucap Andela khawatir

"Iya-iya, sekalian sama si Razaqa ya..
Dia udah berubah kok..
Dia udah minta maaf juga ke aku tadi

"Zaqq sini", panggil Kelvin kepada Razaqa yang kesakitan

Razaqa hanya tertunduk karena perbuatannya terhadap Andela, tetapi anehnya Kelvin pacar Andela bersikap baik kepadanya

"Ndeel aku minta maaf ya..
aku sadar aku salah" ucap Razaqa menyesal menyadari kesalahannya

Kelvin menatap Andela sebentar seperti mengatakan "aku ga mau ngo
mong sama dia"

"Iya Zaq.. Andela maafin lu kok,
tapi sekarang dia masih trauma, jadi gw yang wakilin" ucap Kelvin

"Oke, makasih" balas Razaqa

Kemudian mereka bertiga pergi ke rumah sakit untuk mengobati wajah Kelvin dan Razaqa

Kelvin mengalami luka yang lebih parah, dokter menjahit dahinya yang bocor sampai 48 jahitan (wota banget) kaga lah kebanyakan..
8 jahitan

Sementara Razaqa hanya terluka di pelipis matanya dan hanya 2 jahitan saja
Andela menunggu dengan cemas keadaan kekasihnya di luar ruangan
"Gimana dok keadaan pacar saya ? tanya Andela

"Pacar anda baik-baik saja
proses penjahitannya berhasil" balas dokter

Lu kata baju penjahitan :v

Andela menghampiri Kelvin yang sedang pingsan

"Viiin,, pliss sadar doong..
jangan tinggalin aku", ucap Andela khawatir sambil memegang tangan Kelvin lembut

Keadaan Kelvin saat itu adalah kepala atau dahinya sedang dalam kondisi diperban akibat jahitan, darah sudah tidak mengucur lagi
Dan tak lama kemudia Andela merasakan tangan Kelvin bergerak
"Viiinn, kamu udah sadar ??" tanya Andela saat merasakan tangan Kelvin bergerak

Kelvin membuka matanya perlahan

"E..hh aku dimana ini Ndel?" tanya Kelvin bingung

"Kamu di Rumah Sakit sayang, udah deh kamu istirahat aja
gausah banyak bicara sama gerak dulu" ucap Andela

"T..tapi, k..keluarga aku gimana?" tanya Kelvin

"T..tadi aku udah telepon Yupi kok, udah ngasih kabar kalo kamu disini" Andela

"Mungkin bentar lagi mama papamu dateng" lanjut Andela
Tak lama kemudian

Yupi beserta Papa dan Mama Kelvin datang ke dalam ruangan Kelvin dirawat

"Kakaaakkk" panggil Yupi khawatir
"Kakak kenapa sihh?" tanyanya lagi

"Hehe adek.. gapapa kok Kakak, cuma sedikit luka" balas Kelvin menenangkan

"Sampe diperban gitu dibilang sedikit huu kakak mah" ucap Yupi sambil memanyunkan bibirnya

"Duduh jangan ngambek dong adik kakak, lucu deh" ucap Kelvin sambil mencubit pipi adiknya yang seperti takoyaki :v

"Vinn kamu gapapa? papa sama mama khawatir tau ngga sama kamu,
pake acara berantem segala lagi..
Emangnya kamu pemain WWE -_-" bentak papanya

"Hehe iya maap Pa, Ma aku udah bikin kalian khawatir" ucap Kelvin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Maaf Om Tante, Kelvin ga salah, semua bisa kayak gini gara-gara Kelvin mau nyelamatin aku" ucap Andela merasa bersalah kepada Mama dan Papa Kelvin

"Eh udah Ndel.. gpp aku yang nanggung kemarahan orangtua aku" ucap Kelvin

"Iihh kamu tu.. terlalu baik deh,
aku yang salah, udah bikin kamu bela-belain nyelamatin aku sampe kamu kaya gini" ucap Andela

Mama Papa Kelvin hanya tersenyum
melihat anaknya dengan Andela..
Sepertinya mereka pasangan yang cocok

"Yupi, kita keluar yuk..
cari makanan, biar Kak Kelvin sama Kak Andela disini" ajak Mama Kelvin pada Yupi

"Iya deh mah, kak aku keluar bentar ya"
ucap Yupi meninggalkan Kelvin dan Andela

"Iya Dek, Mah nitip makanan dong, sekalian sama Andela" pesan Kelvin

"Iya-iya nasi goreng kan" ucap Mamanya
                                             
Kelvin hanya mengangguk

"Ndel.. makasih ya kamu selalu ada di samping aku, aku seneng banget deh"
ucap Kelvin ke Andela sambil tersenyum

"Hehe iya.. justru aku yang bikang terimakasih ke kamu, karena kamu selalu bahayain nyawa kamu hanya untuk nyelamatin aku" balas Andela

"Kamu kebahagiaan aku, Aku ga bisa bahagia kalo ga ada kamu di sisiku" (pake nada Andela pas pemilihan senbatsu single :v)

"Iih gombal" balas Kelvin dan mencubit pipi Andela

"Aku ga gombal" (pake nada Andela lagi pas pemilihan)

Aku mau teman-teman aku masuk di senbatsu, Aku mau tim T masuk di senbatsu, Untuk kedepannya aku mau jadi center di JKT48 ! (loh kok malah pidato Andela) :v
Kelvin sangat nyaman saat itu di samping Andela..

"Kaauu yang terbaikkk.
wanitaa..
wanitaa cantik diseluruh dunia pun
tidak ada yang menandingimu"
batin Kelvin dalam nyanyian Jeketi Bokudake No Value :v

*skip

Keesokan harinya, Kelvin dan Razaqa masih di rumah sakit dan mereka berdua tidak masuk kuliah
Hanya Andela sendiri yang masuk kuliah

"Ndeel sendiri aja, kemana Kelvin?" tegur Shani saat melihat Andela berjalan sendirian

"Mmhh anu Shan.. Kelvin lagi di rumah sakit" balas Andela lemah
"Haaahh?? di rumah sakit ?? emang dia kenapa?" tanya Michael kaget

"Mmmh..ke..marren dia berantem sama Razaqa anak kelompok 5" jelas Andela

"Eh.. kenapa bisa gittu? tanya Shani

"Pertamanya gara-gara aku diculik Zaqa, terus entah gimana, Kelvin bisa nemuin aku dan nyelamatin aku, abis iyu mereka berantem deh" jelas Andela sambil menunduk lemas

"Sabar ya Ndeeel, pasti Kelvin cepet sembuh kok" ucap Shani sambil mengelus pundak Andela

"Iyaa.. makasih ya Shan" balas Andela tersenyum

Setelah itu, Kelas masuk seperti biasa
Andela merasa kesepian tidak ada
Kelvin..

"Andelaa" panggil Michelle yang menyadarkan lamunan Andela

"E..hh iya kenapa Syeel ? tanya Andela

"Kamu.. kenapa? kok kayak sedih gitu, dan Kelvin kemana ?" tanya Michelle

Andela pun menjelaskan kejadian kemarin sama seperti saat dia menjelaskannya tadi kepada Shani dan Michael

"Oohh gitu ceritanyaa" ucap Michelle setelah selesai mendengar cerita Andela

"Iya Syell" balas Andela singkat

Hari itu kuliah sudah berakhir, dan Ospek hari terakhir pun sudah selesai dilaksanakan
Keesokan hari, Andela sudah resmi menjadi mahasiswi
Pulang kuliah, tidak lupa Andela selalu mengunjungi rumah sakit untuk menengok keadaan Kelvin yang semakin hari semakin membaik

"Syukurlah, bentar lagi kamu bisa pulang" ucap Andela lega setelah mendengar bahwa Kelvin akan bisa kembali pulang esok hari pada hari Sabtu

Kelvin hanya tersenyum menanggapi ucapan Kekasihnya

Tak lama kemudian, datanglah Razaqa yang lebih dulu sembuh/sudah keluar dari rumah sakit, karena lukanya tidak terlalu parah dengan yang dialami Kelvin

"Vinn, Ndell" ucap Razaqa
"Buaat apa kamu kesini, Pergi!! jangan ganggu aku sama Kelvin" bentak Andela yang masih trauma dengan kejadian itu

"Eh sayang kamu ga boleh gitu dong..
dia udah berubah kok, kalo dia mau minta maaf, kita harus maafin
Tuhan aja Maha pemaaf..
masa kita umat-Nya ga bisa mencontoh perbuatan-Nya" jelas Kelvin                

"Aku cuma mau minta maaf Ndeel, Vinn, aku sadar aku salah..
terlebih sama kamu Ndel" ucap Razaqa sambil menunduk

Sementara Andela "membuang" wajahnya karena belom bisa menerima perbuatan Razaqa tempo hari yang ingin berbuat macam-macam padanya
Razaqa menerima respon Andela kepadanya dengan tersenyum

Memang wajar jika Andela sulit untuk memaafkannya, karena perbuatannya pada waktu itu sudah melewati batas

"Ya udah.. aku cuma mau bilang itu aja Ndel Vin, aku ga maksa kamu buat maafin aku kok..
Cuma setidaknya buat kamu tau kalo aku udah berubah" ucap Razaqa

"Oke Zaq, santai aja, gw maafin lu kok.. gatau kalo Andela" ucap Kelvin sambil mengangkat kedua pundak

"Oke makasih Vin..
Gw boleh kan jadi temen lu, terlebih lagi gw WWE Universe juga hehe" balas Razawa cengengesan

"Boleh kok" ucap Kelvin lalu bersalaman dengan Razaqa
Keesokan harinya

Kelvin sudah boleh pulang dari Rumah Sakit

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 28



"Zaaqaa.. turunin aku, Tolonggg!" ucap Andela panik

Razaqa menghentikan motornya di sebuah rumah kosong yang sudah terlihat tidak berpenghuni

"Yaa emang kosong ga ada penghuninya keles" protes reader

"Ahh berisik.. protes aja lu pada" ucap Author

"Ga tau gw ngetik cape kali" keluh Author
 
"Ga gw lanjutin nih ceritanya..
aku ngambek nih :v" ucap Author

"Iya-iya thor, lanjutin..
jangan ngambekan napa, kaya anak gadis aja lu sensitif bener" ucap reade
*

Razaqa menurunkan paksa Andela dan menarik tangannya

"Lepaas Zaaaqq.. kamu mau ngapain? tolooonggg" ucap Andela menangis sambil meronta

"Gabakal ada yang denger Ndel.. ini jauh dari rumah-rumah orang" ucap Razaqa

"Udah ikut aku aja Ndel..
Cuma mau "main-main" doang kok sama kamu" ucap Razaqa

"Gamau.. pliss lepassssinn aku"

"Oke aku lepasin.. tapi kamu putusin dulu si Kelvin dan jadi pacar aku?" ucap Razaqa

Andela yang mendengar itu hanya bisa
melotot dan menggeleng

"Ngga.. aku selamanya ga mau nerima cinta kamuu, aku cinta sama Kelvin" ucsp Andela sambil menangis

"Oke.. kalo gitu terpaksa..
aku pake cara kekerasan" ucap Razaqa lalu menarik paksa Andela ke dalam rumah kosong itu dan mengikatnya di kursi dengan tangan di belakang

"Ahh..Zaqaa sakit.. lepassiin aku" ucap Andela meronta-ronta berusaha melepaskan tali yang mengikatnya namun hasilnya nihil..

Razaqa mendekati wajah Andela

"Hehe kamu cantik banget Ndel" ucap Razaqa sambil mengelus pipi Andela
Kelvin yang merasa tidak enak dengan keadaan Andela lalu pergi ke rumah Andela,

Setelah sampai disana..
Rumahnya masih kosong dan dikunci, karena memang mama papa Andela hari ini lagi pergi ke acara keluarganya, dan akan pulang larut malam..

"Di rumahnya ga ada.. Andela kemana ya?" batin Kelvin panik

Kemudian, Kelvin memutuskan untuk kembali ke kuliahannya..
Dengan kecepatan penuh dia memacu motornya dan akhirnya sampai

"Haah hah Andela kemana? batin Kelvin ngos-ngosan setelah mencari keseluruh ruangan di universitasnya

"Adek cari siapa" tanya seorang satpam yang melihat Kelvin kebingun
gan mencari-cari Andela

"I..ittu pak..
Bapak liat cewek ga, ciri-cirinya lumayan tinggi, putih, rambutnya dikuncir yang tadi ada di parkiran ini ?

"Oohh cewek itu tadi udah pulang dianter sama seorang cowok dek" balas Satpam

"Cowok?" pikir Kelvin bingung

"Iya dek" balas Satpam singkat

"Bapak tau ga nama cowok itu siapa? ciri-cirinya deh" tanya Kelvin

"Kalo nama saya gatau dek, kalo ciri-ciri dia tinggi, putih, pake kaos biru jaket hitam" jelas Satpam itu

"Ahh.. dari ciri-cirinya kaya si Razaqa" pikir Kelvin
"Oke.. makasih Pak" ucap Kelvin lalu pergi

"Iya, sama-sama" balas Satpam itu

Kelvin bergegas menuju pintu kelasnya di kelompok 5, karena Razaqa berada di kelompok 5
Kelvin pergi kesana karena di depan pintu kelas ada daftar mahasiswa beserta alamatnya
                               
Setelah melihat dengan teliti

"Nah ni dia ketemu, Razaqa Nafan Gunawan alamat....." batin Kelvin yang setelah itu mengeluarkan smartphonenya dan mem-foto kertas yang bertuliskan alamat Razaqa itu agar ia bisa tidak lupa

Kelvin langsung berlari secepat Kalisto (pemain WWE) dan naik ke motornya
untuk pergi ke rumah Razaqa
"Pasti, Andela akan dibawa kesana, atau dekat-dekat sana di sekitar rumahnya"pikir Kelvin

Kelvin ngebut dan meliuk-liuk layaknya pembalap F-1

"Moto GP woyy" teriak reader

"Eh iya salah.. Moto Gp hehe"

Aku tidak takut pada luka dan sakit, apa yang terjadi ku takkan gentar pergi untuk mencari Andela milikku
Ayo jadi kelinci yang pertama

Begitulah isi pikiran Kelvin sambil bernyanyi lagu Cheribel

"Jeketi woy" protes reader

"Iya-iya sorry wots"

Sementara itu
Andela menangis dan menggeleng-gelengkan kepalanya

"Zaaq.. jangaan lakuin ituu" mohon Andela yang melihat Razaqa sedang membuka bajunya

"Jangan lakuin itu maksudnya apa?" tanya Reaser pura-pura polos

"Alaaah.. pura-pura gatau lu wots..
padahal ini bagian yg lu suka" ucap Author
"awas delusi berlebihan" lanjut Author
                                                   
Reader hanya cengengesan :v

Kelvin sudah sampai di alamat yang dia ingin tuju..
Tapi di rumah tersebut, terlihat tidak ada orang

Kelvin terus mencari di sekeliling lingkungan itu, sepi..
Yak, itulah satu kata yang menggambarkan keadaan lingkungan di sana..
Kelvin menemukan rumah kosong yang kurang lebih 100 m dari rumah Razaqa..

"Kayaknya disitu deh" batin Kelvin

Razaqa berdiri melihat Andela

Berdiri maksudnya ya berdiri, jangan mikir yang laen lu pada :v

Razaqa mencolek pipi Andela, dan berniat untuk menciumnya

"Aaahh Zaaqaa, lepassin aku pliss
jangan lakuinnn itu aku mohooon" teriak Andela sambil meronta-ronta menghindari bibir Razaqa

"Bruukk gedubrak" begitulah suara pintu yang didobrak Kelvin (aneh ya :v)
"Wooy Zaqa
Beraninya lu nyentuh cewek gw.. kurang ajaar lu" ucap Kelvin lalu langsung menonjok wajah Razaqa

Razaqa kesakitan.. Sementara Kelvin membukakan ikatan Andela

"Ndel.. cepet kamu pergi dari sini, aku mau beresin orang ini" ucap Kelvin dengan sombongnya bak pahlawan

"T..taappi kammu?" tanya Andela khawatir

"Udaah buruan Ndell.. kabur" perintah Kelvin

Andela mengangguk dan langsung pergi melewati pintu (yaiyalah pintu masa tembok)

Sementara Kelvin dan Razaqa akan berkelahi.. Fight of The Century
melebihi Pacquaio Mayweather, melebihi John Cena The Rock :v

Razaqa menyerang.. tonjok, Kelvin balik nonjok
Btw Razaqa juga WWE Universe (fans WWE) pemain kesukaan nya adalah Siempang (CM Punk) padahal dia udah berhenti dan pensiun dari WWE

Kelvin menendang, tapi Razaqa berhasil menghindar dan membalas dengan Running Bulldog (bagi yg gatau kaya gimana movenya, cari ke gugel) Kelvin kesakitan..
Wajahnya mengeluarkan darah dari dahinya

Kelvin bangkit dan Never Give Up
Razaqa menonjok.. Kelvin menangkis dan balik menonjok Razaqa dan melakukan Side Suplex diikuti oleh Five Knuckle Shuffle (U Can't See Me) ke wajah Razaqa..
Razaqa matanya kesakitan karena terkena Five Knuckle Shuffle Kelvin.. Kelvin bersiap untuk Attitude Adjustment... tapi gagal, Razaqa berhasil menghindar dan menyerang balik dengan "Go To Sleep" (finisher CM Punk) wajah Kelvin lebih tepatnya dagu terkena lutut Razaqa..

Kelvin sepertinya tidak sadar, wajahnya terus mengucurkan darah
Tapi di benak Kelvin terdengar kata-kata John Cena Never Give Up dan juga lagu yang liriknya seperti ini

"Ku kan terus berjuang
Ku tidak akan pernah menyerah Musuh yang amat sulit skalipun
Pasti akan bisa kulawan"

:v

Kelvin bangkit
Razaqa frustasi melihat Kelvin yang masih berusaha untuk bertarung

Kelvin bangkit dan berlari dengan kencang kearah Razaqa..
Clothesline ke Razaqa, lalu Kelvin STF

Razaqa kesakitan.. berusaha mengambil kursi di dekatnya..
Dan dia berhasil
Kursi dipegangnya dan
"Tooong" begitulah suara kursi yang dipukulkan ke kepala Kelvin

STF terlepas, Kelvin semakin mengucurkan banyak darah, kayak John Cena saat melawan JBL I Quit Match di Judgment Day 2005

Razaqa kembali menyerang, dia memukul punggung Kelvin dengan kursi berkali-kali, tetapi entah kekuatan darimana, Kelvin bangkit kembali
"SuperKelvin" sama seperti "SuperCen
a" bangkit dengan wajah penuh darah..
Percobaan Attitude Addjustment, kembali gagal, Razaqa membalas demgan percobaaan "Go To Sleep" kembali, Kelvin berhasil menghindar, Zaqa dengan Roundhouse Kick, Kelvin menunduk untuk menghindar..

Dibalas dengan Attitude Adjustment ke meja kayu yang kebetulan ada di sana..
Meja itu patah jadi dua..
Razaqa kesakitan
Kelvin masih belum puas

Kelvin terus menonjoki wajah Razaqa hingga dia mengeluarkan darah di pelipis matanya dan akhirnya dia menyerah

"Pliss stoopp Vin..
iya-iya gw ngaku kalah dan salah karena udah nyulik Andela, gw khilaf" ucap Razaqa memohon
Kelvin berhenti melanjutkan pukulannya, dan mengulurkan tangannya membantu Razaqa berdiri
Razaqa menyambut uluran tangan Kelvin dan berdiri

"Maaf Vin..
gw hampir melakukan perbuatan yang kotor ke Andela" ucap Razaqa

Kelvin menatap mata Razaqa dalam..
lalu mereka jatuh cinta (?)

ya enggalah masa maho sih :v

"Oke, gw maafin lu..
tapi sekali lagi lu ganggu Andela..
Jangan harap lu bisa liat sinar matahari lagi" ucap Kelvin

"Maksudnya lu ngurung gw gitu ya di rumah sampe ga bisa liat sinar matahari ?" tanya Razaqa
"Mati beg* Mati, alah padahal gw udah pake bahasa keren-keren" ucap Kelvin

Reader hanya sweatdrop -_-

"Tadi keren match kita..
No DQ" ucap Kelvin yang ketawa padahal bedarahan

"Haha iya" beg*nya si Zaqa bales ketawa.. padahal tadi mereka bukan match kaya WWE, tapi bunuh-bunuhan

Don't Try This at Home ya adik-adik wots :v

Kelvin keluar dari rumah itu, lalu Andela melihatnya

"Keelllvvvinnn" teriaknya sambil memeluk Kelvin dengan erat
"Haah wajah kamu berdarahan gitu, ayo kita harus ke rumah sakit" lanjut Andela
"I..iya Ndel.. aku gapapa kok..

"Kamu gimana ? dia ga ngapa-ngapain kamu kan ?"tanya Kelvin

"I..iyaa aku gapapa, aku takut banget Vin tadi" ucap Andela di dekapan Kelvin

"Udaaah yaa.. udah ada aku disini
Kamu gaperlu takut" balas Kelvin menenangkan Andela sambil mengusap air matanya

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 27


Seorang cowok menarik tangan Andela

"Ndeel ikut aku" ucap cowok itu

"Ehh.. Raa..zaa..qa
ada apa kamu bawa aku ke sini?" tanya Andela yang sekarang sudah berada di taman

"Aku cuma mau tanya
Kamu udah punya pacar ?" tanya Razaqa

"Mmh.. kenapa ka..mu nanya itu?" balas Andela tertunduk

"Gpp kok, cuma mau tau aja"
balasnya

"Mhh.. i...iiyaa aku udah punya pacar"
balas Andela

"O..ooke, tapi asal kamu tau
aku itu cinta sama kamu..
Gimanapun caranya aku bakal buat kamu cinta sama aku dan putus sama pacar kamu" balas Razaqa dingin

"E..hh kamu apa-apaan sih..
Aku udah punya pacar dan aku sayang sama dia
Jadi kamu gausah deketin aku lagi..
Dan satu hal lagi, aku ga cinta sama kamu" ucap Andela lalu pergi dari tempat itu

Razaqa menahan tangan Andela dan memegangnya

"Za..qa pliss lepasin aku" mohon Andela

Sementara itu Kelvin telah selesai makan dari kantin...
Dia memutuskan untuk menunggu Andela di depan toilet, tetapi saat dia berjalan di lorong..
Kelvin melihat ada Andela disana dengan seorang cowok yang Andela kemarin ceritakan..

Cowok itu terlihat memegang tangan Andela paksa, dan Kelvin memutuskan untuk menghampirinya

"Aku ga akan lepasin kamu gitu aja, aku udah terlanjur cinta sama kamu" ucap Razaqa

"Leepaassin aku Zaq, aku ga cinta sama kamu" ucap Andela sambil berontak

"Woii.. lepasin ga cewek gw" ucap Kelvin yang datang untuk menyelamatkan Andela

"Kee..lvvin" ucap Andela lega melihat
kekasihnya datang untuk menolongnya

"Oohh... lu cowok Andela ? asal lu tau, dia ga suka sama lu, dia suka sama gw" ucap Razaqa

"Sialan lu" ucap Kelvin marah dan langsung menarik kerah baju Razaqa

Mereka berdua bertatapan satu sama lain..

"Udah-udah jangan berantem disini, ntar di WrestleMania aja" celetuk Author

"Berisik" ucap Kelvin dan Razaqa bersamaan membentak Author

"Anjir, bikin gw takut aja lu pake ngebentak segala" ucap Author

"Vinn.. udah-udah, ayo kita pergi
" ajak Andela yang memegang lengan Kelvin

Kemudian, Kelvin melepaskan tangannya dari kerah baju Razaqa

"Beruntung lu, cewek gw nahan gw kalo ga...

"Kalo ga Razaqa bonyok ya Vin? tanya Author

"Kalo ga gw yang bonyok be*o
badan dia lebih gede dari gw" ucap Kelvin polos

Author hanya sweatdrop -_-

"Lah.. sial.. kirain gw, lu udah nantang-nantang gitu berani lawan dia" ucap Author

"Yeeh kaga, tunggu John Cena ngelatih gw.. baru gw siap berantem" khayal Ke
lvin

Kemudian, Kelvin dan Andela pergi dari taman itu dan menuju kelas mereka

"Ndel, kamu gapapa kan ? dia ga ngapa-ngapain kan ? tanya Kelvin khawatir

"Aku gapapa kok" balas Andela singkat

"Dia ngomong apa tadi sama kamu?" tanya Kelvin

"Mmhh dia bilang kalo dia suka sama aku, padahal aku udah bilang kalo aku udah punya kamu, tapi dia maksa aku" ucap Andela sambil tertunduk lalu menangis

"Udah yaa.. gausah nangis
Udah ada aku disini" ucap Kelvin menenangkan Andela lalu memelukny
a..

Tak lama kemudian Michael dan Shani muncul

"Ciee.. pelukan kok di lorong kuliahan" ledek Michael

"Berisik lu" balas Kelvin

"Ndel kenapa Vin" tanya Shani

Andela menatap Kelvin seakan matanya berbicara "gausah kasih tau mereka"

"Ee.hh Andela gapapa kok, cuma mau meluk aku aja kok hehe" ucap Kelvin

Shani dan Michael hanya ber "Oh" ria

Mereka pun balik ke kelas masing-masing
Singkat cerita, waktu pulang kuliah pun tiba

Kelvin dan Andela menuju parkiran, terlihat ada Michelle disana sendirian terlihat menunggu seseorang

"Syeell.. kamu nunggu siapa? tanya Andela

"E.eeh kamu Ndel, ini.. aku nunggu papaku jemput, tapi dia barusan bilang kalo ada meeting mendadak, jadinya ga bisa jemput aku" jelas Michelle

"Terus kamu naik apa dong" tanya Andela

"Mmhh gatau nih, kayaknya angkot deh" balas Michelle

"Mhh.. Vin, gimana kalo kamu anterin Michelle, aku gpp kok, kasian dia..
aku bisa telepon supir aku buat jemput
aku" jelas Andela

"E...eh t..taa..pi Ndel" ucap Kelvin tidak rela

"Udah ga ada tapi-tapian..
kalo kamu sayang aku, anterin Michelle.. yaa yaa ? ucap Andela

"Aa..iy..iya deh..
Tapi supir kamu pasti jemput kan Ndel ? tanya Kelvin khawatir

"Iya-iya bawel amat kamu sih..
udah sana pergi" ucap Andela

"Ayo Syel" ajak Kelvin sambil mengambil motornya

Michelle hanya mengikuti Kelvin dari belakang dengan perasaan canggung

"Ayo Syel, naik" ucap Kelvin saat motornya sudah berada di depan Mich
elle"

"Emmh i..iyaa" balas Michelle ragu lalu menaiki motor Kelvin

Kemudian Michelle memberitahukan alamatnya kepada Kelvin, dan kebetulan rumahnya tidak terlalu jauh dengan rumah Kelvin, hanya berbeda 6 blok

Sepanjang perjalanan, tidak ada sepatah kata pun yang keluar antara Kelvin dan Michelle..
Tetapi tak lama kemudia Kelvin membuka pembicaraan

"Syyeel" panggil Kelvin

"I..iiyaa. apa Vin ?? balas Michelle

"Aku mau ngebut nih, kamu pegangan dong..
ntar kamu jatuh lagi" ucap Kelvin
"E..eehh i..iyaa Vin" ucap Michelle ragu lalu melingkarkan tangannya di pinggang Kelvin..
Michelle tersipu malu dan pipinya memerah

Sementara itu

Andela masih menunggu supirnya, tetapi tak lama kemudian..
Supirnya menelepon dan bilang bahwa ban mobilnya kempes. Mungkin sekitar satu jam lagi Andela bisa dijemput

"Yaah pake acara kempes lagi..
Aku pulang naik apa ya, kalo nungguin lama, kalo naik angkot duitku kurang karena udah dipake jajan tadi" batin Andela

Tiba-tiba seorang cowok muncul di depannya
"Raa..zaaqqa mau apa lagi kamu ?" ucap Andela ketus

"Mmhh aku cuma mau nganterin kamu pulang, boleh kan?" tanya Razaqa

Andela berpikir bahwa menerima tawaran Razaqa merupakan keputusan yang tepat, karena Andela tidak bisa pulang saat ini karena Kelvin mengantar Michelle, supirnya mobilnya kempes dan uangnya sudah habis

"Mhh.. ga ngerepotin kamu?" tanya Andela

"Ngga kok, ayo naik" balas Razaqa

"Janjii yaa cuma sebatas nganterin?
awas aja kalo macem-macem" ucap Andela

Razaqa mengangguk dan tersenyum si
nis, lalu Andela tanpa ragu menerima ajakan Razaqa dan naik ke motornya

*

Di lain tempat

"Makasih yaa Vin, udah mau nganterin aku, jadi ngerasa ga enak sama Andela" ucap Michelle sambil tersenyum

"Iya sama-sama Syel..
gapapa lagi, Andelanya kan tadi udah ngijinin" jawab Kelvin
   
"Ya udah aku pulang dulu ya" lanjut Kelvin

"Vinn.." teriak Michelle

"Iyaa Syeel?" tanya Kelvin lalu berbalik kembali menatap Michelle
"Maafin soal tadi ya" ucap Michelle tertunduk

Kelvin menyadari bahwa yang dimaksud Michelle dengan "tadi" adalah kejadian saat Michelle menembak dirinya karena hukuman dari kakak kelas

"Iya gapapa kok, itu kan emang hukuman dari kakak kelas, jadi wajar kamu ngelakuin itu" jelas Kelvin sambil tersenyum

Michelle balik tersenyum dan lega mendengarnya
Tak lama kemudian Kelvin meninggalkan rumah Michelle

*

Sesampainya Kelvin di rumah, dia memutuskan untuk mandi, makan dan setelah itu mengambil smartphonenya
untuk menanyakan apakah Andela sudah pulang atau belum lewat chat

"Ndell.. kamu udah sampe rumah?" begitulah isi chat Kelvin

Namun tidak ada balasan setelah itu, chatnya juga undeliv atau tidak terkirim/ceklis doang :v
Kelvin merasakan firasat yang tidak enak.

"Duuh Andela kemana ya? semoga ga terjadi apa-apa deh" batin Kelvin

*

Sementara itu di motor

"Zaaq.. ini bukan arah ke rumahku, kamu mau bawa aku kemana?" tanya Andela khawatir

"Udah.. kamu ikut aja" balas Razaqa si
ngkat

"Gamau.. tolong turunin aku Zaq
kamu jangan macem-macem" berontak Andela sambil memukul-mukul pundak Razaqa

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 26



Sementara itu

Andela melamun di kamarnya
Dia memikirkan kejadian tadi saat ia bertabrakan dengan Razaqa

"Ehhh Ndeel kamu malah mikirin Razaqa.. sadar dong, kamu udah punya Kelvin" batin Andela sambil mengetuk kepalanya sendiri

"Nddeel ayo makan maleem" teriak mamanya memanggil Andela

"Iyyaa maaah bentar lagi aku keluar" teriak Andela..

Andela kemudian makan malam bersama keluarganya..

Begitu juga dengan Kelvin, dia sudah duduk di meja makannya bersama Yup
i adiknya dan juga kedua orang tuanya

"Vinn gimana kuliah pertamanya" tanya papa Kelvin sambil makan

"Yaah gitu deh paah..
lumayan seru kok" balas Kelvin

"Bagus deh, papa ikut seneng..
Belajar yang bener ya" pesan papanya

"Siap paah" balas Kelvin

"Yupi juga tuh belajar yang bener" lanjut Kelvin sambil melirik adiknya

"Ihh kakak apaan sih..
aku udah rajin belajar kok, kakak tuh yang kerjaan pacaran mulu" balas Yupi

"Yeeh sirikk.. biarin aja, emangnya kamu jomblo wlee :p " ledek Kelvin

"Iiihh mamah liat tuh kakak ngeledekin
aku" adu Yupi

"Heeh udah Vin..
kamu jangan berantem ah sama adekmu, kan kasian" ucap Mamanya

"Hehe iya maah.. becanda dek
kakak kan suka becandain kamu " ucap Kelvin

"Dasar kakak huu" balas Yupi sambil menggembungkan pipinya

Setelah selesai makan malam

Kelvin kembali dengan aktivitas seperti biasa yang ia lakukan setiap malam di kamarnya
Chat dengan Andela dan nonton WWE

"Tontonan lu WWE mulu, ganti tontonan napa, b*kep gitu, kan gw mau ikut nonton! "celetuk Author tiba-tiba muncul dari alamnya
"Heeh Thor..
Judul fanfictnya aja Wrestling and Love, jadi selain cerita cinta gw..
Wrestling nya (WWE) harus muncul..

"Laah iya.. nyesel gw bikin judul begitu..
mana udah sampe part 26 lagi " balas Author

"Ahhh udah sono balik ke alam lu..
jangan ganggu-ganggu aku lagi, jangan ganggu aku lagi, tiga bulan ku telah menunggu tak ada kabarmu" usir Kelvin sambil nyanyi lagu Alm. Olga Syahputra

"Yeeh kampret malah nyanyi..
Ya udah deh back to the beat back to the stars.. ayo guyang dumang" balas Author lalu joged

"Eh salah back to the story maksudnya hehe" Author hanya cengengesan
Keesokan harinya di saat hari kedua Ospek (Masa Orientasi Siswa)

Kelvin dan Andela memasuki pintu gerbang universitas
Terlihat Shani dan Michael disana

Mereka berbicara sebentar kemudian pergi menuju kelas masing-masing
Ketika mereka berdua ingin sampai di kelas, terlihat seorang perempuan di depan Kelvin yang wajahnya sudah tidak asing lagi baginya

"Eehh.. Kelvinn ?? kamu kuliah disini juga.. waah kebetulan banget
Kamu kelompok berapa ? aku di kelompok 5" lanjut perempuan itu

"..Eeeh Shaania.. i..iya aku kuliah disini
aku kelompok 2" ucap Kelvin ragu karena tidak enak dengan Andela yang ada di sebelahnya
Andela hanya menunduk sedih ketika Kelvin berbicara dengan Shania

"Ehh aku duluan ya Shan, udah mau masuk nihh, ayo Ndel" ajak Kelvin sambil memegang tangan Andela

Sesampainya mereka di kelas
Andelanya hanya diam saja dan terlihat dingin..
Mungkin gara-gara kejadian tadi saat Kelvin berbicara dengan Shania

"Ndeel" panggil Kelvin lembut.

"Mmh apa? tanya Andela singkat

"Kamu kenapa?" tanya Kelvin

"Ga papa kok" balas Andela

"Kamu marah ya, sama aku tadi ngobrol sama Shania?"
"Mhh i..iya, kenapa sih dia kuliah disini? ngeselin tau ga" keluh Andela

"A..akku juga tau..
kebetulan aja bisa satu kuliah sama kita..

"Udah dong.. aku sama dia udah ga ada hubungan apa-apa" ucap Kelvin

"Ii..iyya" balas Andela singkat

Tak lama kemudian..
Bel masuk berbunyi

Seperti hari pertama, Kak Ve dan Kak Falvi membimbing mahasiswa/i baru di kelompok, termasuk Kelvin dan Andela

"Fal, kita mau ngapain nih hari ini? " tanya Ve kepada Falvi

"Mmhh enaknya kita main deh" balas F
alvi

"Ide bagus tuh..
Tapi maen apaan? tanya Ve

"Mhhm maen sambung kata aja..
Kayaknya seru deh" ide Falvi

"Kata Artha juga semua kelompok main itu, yang gagal nyambung kata, kita kasih hukuman" lanjut Falvi

"Apa hukumannya?" tanya Ve

"Menyatakan cinta hehe" ucap Falvi

"Waah keren-keren tuh
kayaknya bakalan seru deh" ucap Ve setuju

Mereka pun bermain tebak kata setelahnya.. beruntung Kelvin dan Andela berhasil menyambung kata dan tidak mendapatkan hukuman
Tapi lain halnya dengan Michelle
Dirinya tidak bisa melanjutkan kata..
Dan harus mendapatkan hukuman untuk menyatakan cinta kepada seseorang

"Naah kamu dihukum" ucap Ve

"Michelle kan?" tanya Falvi

"I..i..iya kak" balas Michelle sambil tertunduk

"Naah kamu pilih mau tembak siapa, boleh di kelas ini atau kelompok laim juga boleh"jelas Falvi

"Tt..taa..pi kak, orang yang aku mau tembak udah ada pacar" bisik Michelle ke Kak Falvi

"Waah.. gapapa kok, yang penting hukuman menyatakan cinta nya udah terlaksana" balas Falvi
Michelle hanya bisa tertunduk malu dengan pipinya yang memerah

Lalu kemudian Michelle berjalan ke salah satu kursi dan menghampiri seorang cowok
Sebelum menyatakan perasaannya, Michelle berhenti di depan kursi Andela

"Ndeel.. aku minta maaf ya, aku cuma jalanin hukuman" ucap Michelle tertunduk

"Eehh iya, gpp kok Syel" balas Andela lalu tersenyum karena sudah mengetahui siapa cowok yang akan ditembak oleh Michelle

"Viinn" ucap Michelle menghampiri Kelvin

"E..ehh akku ?? tanya Kelvin bingung
"..I..iii.. iya" balas Michael

"Nah.. kamu cowoknya maju kedepan sini" ucap Kak Ve

Kelvin hanya bisa pasrah dan maju ke depan kelas dengan Michelle

"Nah silakan tembak" ucap Falvi

".Aaa...akk..kku suk..kaa samma kamu, kamu mau ga jadi pacar aku? ucap Michelle sambil tertunduk dan pipi yang merah

Seisi kelas hanya bisa bersorak menggoda Kelvin dan Michelle yang sudah berada di depan kelas itu

"E..hh ma..aafin aku Syel..
aku ga bisa terima, aku udah ada Andela" balas Kelvin

Michelle yang memang sudah tahu ja
wabannya akan seperti itu hanya bisa tersenyum

"Mmhh iya gapapa kok, aku udah tau jawaban kamu akan seperti itu" ucap Michelle

"Udah kan kak.. huhh sebel" keluh Michelle sambil kepada Kak Ve dan Falvi

"Hehe iya udah..
makasih ya Syel udah jalanin hukuman.. makasih Kelvin" ucap Falvi

"Iya kak" balas mereka berdua lalu kembali ke tempat duduk mereka

Saat istirahat tiba
Michelle merasa tidak enak dengan Andela, tetapi Andela memakluminya karena itu memang karena hukuman

Tetapi Andela juga berpikir bahwa Mic
helle sepertinya mencintai Kelvin kekasihnya..
Dia mengetahui dari tatapan mata Michelle kepada Kelvin

*

Sementara itu Michael dan Shani berada di kantin saat istirahat..
Mereka memutuskan untuk makan bakso disana

"Shaan.. bakso yuk" ajak Michael pada Shani

"Iya sayang.. ayo, aku udah laper banget nihh" jawab Shani sambil mengeluarkan ekspresi lucunya
 
"Hehe, lucu kamu, ya udah tunggu disini ya, aku pesenin dulu" ucap Michael
Terlihat disana Kelvin dan Andela juga sedang berjalan menuju kantin

"Nddeell, Viin" panggil Shani kepada mereka berdua

"Viin.. kesana yuk..
Ada Shani" ajak Andela.

"Iya Ndel

Mereka berdua duduk di samping Shani

"Mana Michael?" tanya Kelvin

"Lagi mesen bakso, kalian mau makan itu juga, kalo mau aku bilang Michael buat sekalian pesenin" tawar Shani
     
" Eh, gausah Shan, aku aja sendiri, tunggu ya Ndel" ucap Kelvin

"Iya" balas Andela sambil tersenyum
Sementara Shani dan Andela selama menunggu kedua kekasihnya saat memesan bakso mereka berbicara satu sama lain

"Shaan.. kelas kamu tadi ada maen game gitu ga ? tanya Andela

"Iya Ndel..ada
yang ga bisa, disuruh nembak haha" ucap Shani

"Kamu kena hukuman?" tanya Andela

"Ngga dong, Michael juga ngga" balas Shani

"Oohh iya kelas aku juga ada..
aku juga ga kena hukuman sama Kelvin" jawab Andela

"Taa..pii yang kena hukuman tadi Michelle, kamu kenal kan ? tanya Andela
"Kenal dong, kan temen sekelas aku pas kelas XII" ucap Shani

"Terus-terus dia nembak siapa ? tanya Shani penasaran..

"Kelvin" balas Andela datar

"Heeeh? tt..tapi ga diterima kan sama Kelvin? balas Shani kaget

"Iya ngga lah, aku juga gapapa kok sama Michelle, lagian toh itu gara-gara hukuman" jelas Andela

Setelah cukup lama mengobrol, datanglah Kelvin dan Michael membawa dua mangkuk bakso masing-masing

Kemudian mereka makan sambil berdiskusi tentang hal-hal yang terjadi di dalam kelompok masing-masing saat Ospek berlangsung

"E..eh aku ke toilet dulu ya" ucap Andela menghentikan makannya dan meninggalkan Kelvin, Shani dan Michael

"Iya Ndel" balas Kelvin singkat lalu meneruskan aktivitas makannya

Saat Andela berjalan di lorong sekolahnya..
Tiba-tiba ada seorang cowok yang menariknya ke arah taman

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 25



"Heey Syeel, kok bengong?" ucap Kelvin sambil melambaikan tangannya di depan wajahnya

"E...ehh aku ga apa apa kok" balas Michelle gugup

Tak lama kemudian kelas pun berlangsung

Ospek sekarang tidak semenakutkan dulu yang dimana kakak kelas selalu membully calon mahasiswa baru, bahkan ada yang hingga meninggal..

Tapi disini.. Ospeknya lebih ke pengenalan terhadap Universitas
Dan tidak ada unsur kekerasan di dalamnya

Istirahat tiba
"Vin kamu mau kekantin?" tanya Andela

"Mmh aku disini aja deh Ndel.. males keluar" balas Kelvin

"Ooh yaudah.. aku sendiri aja deh
Kamu mau nitip apa ? tanya Andela

"Air putih aja deh " ucap Kelvin sambil tersenyum

"Oke.. aku ke kantin dulu" ucap Andela lalu bergegas pergi menuju kantin

Di kelas

"Viinn" panggil Michelle

"Aku boleh duduk disini?" tanya nya lagi yang menunjuk bangku di sebelah Kelvin, yaitu bangku Andela
                                             
"Boleh, silakan" ucap Kelvin
"Aku mau nanya.. mmhhh kamu udah berapa lama pacaran sama Andela? tanya Michelle penasaran

"Mmhh sekitar 8 bulan" balas Kelvin

"Ooh.. k.kaamu kenapa ga kasih tau aku kalo kamu pacaran ?" tanya Michelle

"Eh emang kenapa ? tanya Kelvin

"Duh Michelle.. kamu bloon banget sih.. buat apa nanya hal itu, emang kamu siapanya Kelvin" batin Michelle dalan hati

"Syeell", kok bengong ? ucap Kelvin

"..E...eh ga apa apa kok.. udah lupain aja pertanyaan tadi, aku ke toilet dulu ya" ucap Michelle mengalihkan pembicaraan
Michelle memang sebenarnya memendam perasaan terhadap Kelvin semenjak kelas XII..
Tapi Kelvin tidak peka terhadapnya
Dan dia hanya bisa pasrah sekarang yang telah mengetahui bahwa Kelvin sudah memiliki kekasih

Sementara Andela sudah selesai membeli air minum untuk dirinya dan Kelvin di kantin

Ketika dia berjalan menuju ke kelas..
Seorang cowok menabraknya

"Aawww" keluh Andela saat ia terjatuh

"Ehh maaf.. kamu ga apa-apa?" ucap cowok tersebut sambil membantu Andela berdiri

"Mmh iya ga apa kok.." ucap Andela

Cowok itu hanya bisa terpana ketika m
elihat kecantikan Andela

"Gilla cakep banget nih cewek..
pokoknya gw mesti dapetin dia" batinnya

"Oiya nama aku Razaqa, dari kelompok 3 nama kamu siapa ? ucap Razaqa sambil mengulurkan tangannya untuk mengajak berkenalan

"Mmh nama aku Andela , salam kenal" ucap Andela ramah dan membalas uluran tangannya

"Maaf ya, aku nabrak kamu tadi, soalnya lagi buru-buru mau kekantin" ucap Razaqa

"Iya, ga masalah kok" ucap Andela tertunduk

"Aku duluan ya" lanjut Andela lagi lalu kembali pergi ke kelasnya
Sesampainya di kelas

"Niih Vin minumannya" ucap Andela sambil memberikan minum kepada Kelvin

"Makasih Ndel" balas Kelvin tersenyum

"Eh ngomong-ngomong tadi kamu agak lama belinya, kenapa ?" tanya Kelvin

"Mmh.. itu.. anu, tadi aku ditabrak sama cowok.. tapi aku gakpapa kok

"Haah?? siapa cowok itu Ndel, beraninya dia nabrak kamu" ucap Kelvin marah

"Ehh udah.. dia ga sengaja kok..
udah minta maaf juga tadi" balas Andela menenangkan Kelvin
"Iya deh" balas Kelvin singkat

Setelah istirahat
Ospek kembali dilanjutkan

Kak Veranda dan Kak Falvi menjelaskan sejarah universitas dan setelah itu mereka memimpin Kelvin dan kelompok 2 berkeliling Universitas

Waktu pulang pun tiba

"Mike, gimana kelas lu ?" tanya Kelvin

"Seru.. lu gimana" tanya Michael

"Iya sama.. seru.. ya ga Ndel? tanya Kelvin pada Andela

"Hehe iya.. seru banget" ucap Andela

Lalu kedua pasangan itu menuju parkiran dan mengambil motor masing-masing
"Ndel.. tunggu sini, aku mau ambi motor dulu" ucap Kelvin
                                                       
"Iyaaa" balas Andela tersenyum

Tak lama kemudian

"K..kaamu Andela kan ? yang tadi tabrakan sama aku ? tanya Razaqa

"E..hh iya aku Andela" balas Andela singkat

"K..kaamu pulang sama siapa ? aku anterin yaah" tawar Razaqa..

"Eeh gausah ngerepotin Zaq, aku pulang sama pacar aku" balas Andela

"Hmmh pacar ? tanya Razaqa

"I..iya" ucap Andela

"Mmhh ternyata dia udah punya pacar"
batin Razaqa..

Kelvin yang melihat Andela dari kejauhan sedang bersama seorang laki-laki merasa cemburu karena terlihat mereka sangat dekat

"Zaqa aku duluan yaa" ucap Andela sambil menghampiri motor Kelvin

Sementara Kelvin hanya menatap mata Razaqa sinis

                                                       
"Iya, hati-hati" balas Razaqa

Lalu Andela menaiki motor Kelvin dan bergegas pergi untuk pulang

Sepanjang perjalanan, Kelvin dan Andela tidak berbicara satu patah kata pun.. Andela terlihat bingung melihat Kelvin yang hanya diam saja

"Viiin, kk..kamu kenapa diem aja?" tan
a Andela

"Ga apa-apa" balas Kelvin cuek

"Iih kamu kenapa sih.. kok gitu banget jawabnya, nyebelin tauu gaa" ucap Andela cemberut

"Aku nyebelin.. justru kamu nyebelin" balas Kelvin sedikit membentak dan menghentikan motornya

"Eehhh kenapa berhenti?? kenapa aku nyebelin ? kamu kenapa sih ? aku bingung deh" tanya Andela

"Mmhh kamu mau tau alasannya?" ucap Kelvin sambil menatap mata Andela

Andela hanya mengangguk

"Oke.. tadi cowok itu siapa ? kayaknya akrab banget aku liat" tanya Kelvin
"Cowok ? cowok yang mana? " jawab Andela bingung

"Itu.. yang pas di parkiran, kamu aku liat lagi ngomong sama cowok" balas Kelvin

"Ooh itu..
dia yang aku bilang pas istirahat tadi, yang nabrak aku ga sengaja, namanya Razaqa

"Beneran ?? apa dia mantan kamu?" tanya Kelvin curiga.

"Heeh mantan ? aku ga punya mantan Vin, pacaran juga baru sekali dan itu sama kamu.. jangan macem-macem deh" balas Andela

"Mmhh oke aku percaya kamu..
Ooh dia itu namanya Razaqa
Kayaknya dia suka sama kamu" ucap Kelvin
"Haaah ? kamu tau dari mana ? " tanya Andela bingung

"Aku tau dari cara matanya natap kamu" balas Kelvin

"Iih jangan sotau deh..
kita kan baru ketemu" balas Andela

"Aku ga tinggal diem, kayaknya dia mau ngerebut kamu dari aku" ucap Kelvin geram

"Ehh kenapa jadi serius begini sih Vin? udah dehh gausah dipermasalahin.." balas Andela
"Ciie pacarku cemburu :p" goda Andela

"Issh kamu mah.. udah tau cemburu masih aja di cie-cie in -_-" jawab Kelvin

"Iya deh iya maaf hehe" ucap Andela
tersenyum
Kemudian, Kelvin melanjutkan perjalanan kembali menuju rumah Andela

"Naah sampe Ndel" ucap Kelvin setelah mereka sampai di rumah Andela

Andela pun turun dari motor Kelvin

"Makassih ya sayang..
maaf tadi kalo udah buat kamu cemburu" ucap Andela

"Iya sayang.. gapapa kok
Maafin juga sifat cemburuan aku, itu karena aku ga mau kehilangan kamu" jawab Kelvin tersenyum

Andela hanya bisa tersenyum manis sekali setelah mendengar ucapan kekasihnya
Sebelum Andela masuk kedalam rumahnya, Andela mencium pipi Kelvin dengan cepat

CUP

"Dadah.. aku sayang kamu" ucap Andela sambil melambaikan tangan.

"Dadah.. langsung istirahat ya, mandi makan jangan tidur malem-malem

"Issh tumben bawel banget kamu hehe" jawab Andela

Kelvin hanya tersenyum kemudian pergi pulang menuju rumahnya

*

Sesampainya di rumah

"Kakak pulang" teriak Kelvin sambil me
masuki rumahnya

"Ahhh kakak pulang..
gimana kak hari pertama kuliah ? seru ga ? tanya Yupi adiknya dengan antusias

"Seru kok dek, kakak kelasnya ramah-ramah, jadi gasabar selesai Ospek terus jadi mahasiswa deh" ucap Kelvin

"Ciee yang udah dewasa" goda Yupi

"Iyadong emangnya kamu anak kecil melulu, meskipun udah SMK tetep aja kaya anak SD" ledek Kelvin
       
"Iihh kakak.. aku dewasa tau
cuma badan aku aja kayak anak kecil" keluh Yupi dengan wajah menggemaskan

"Iyadeh iya..
pipi kamu lucu banget kaya bakpao" uc
ap Kelvin sambil mencubit pipi adiknya

"Udah ah.. kakak cape, mau mandi dulu

"Iya Kak.. mandi sana
Bau keringet tau iih" ucap Yupi

"Iih berani ngeledek kakak..
kakak cubit nih" canda Kelvin

"Hahaha kak udah kak.. sakit nih" ucap Yupi

Sementara itu

"Andela, lu cantik banget, gua harus bisa dapetin lu" batin Razaqa di rumahnya

*To Be Continued*

Wrestling & Love part 24



Andela mengambil hpnya yang bergetar pertanda ada chat masuk

"Malem sayang, lagi ngapain ?" tanya Kelvin kekasihnya dalam chat

Andela tersenyum dan membalas

"Lagi mikirin kamu :p" balas Andela

"Ciee.. mikirin aku, aku aja ga mikirin kamu :p" balas Kelvin

"Iihh jahat banget :'( "

"Hehe canda Ndel..
Aku juga mikirin kamu kok" balas Kelvin lagi

Tidak terasa mereka berdua chat hingga larut malam..
Tidak terasa, liburan sebentar lagi akan selesai..
Kelvin dan Andela akan memasuki bangku kuliah di salah satu universitas di kota Tangerang..
Mereka akan kembali bertemu dengan Michael, Shani dan teman sekelas Kelvin yaitu Michelle
                                   
Sementara Elaine dan Adit memutuskan untuk kuliah di Jakarta

"Yaah sayang kita beda universitas sama yang lain" ucap Elaine

" Hei.. gpp kok Len, kita masih bisa bertemu mereka kan ? kapan-kapan kita bakal ngumpul kok " jelas Adit

"Hmmh iya deh" ucap Elaine

"Senyum dong, bebekku ga cantik kalo cemberut" ucap Adit..
"Hehe iya nih aku senyum" ucap Elaine sambil tersenyum manis

Keesokan harinya akhirnya semester baru untuk masuk universitas telah tiba
Hari pertama kuliah Kelvin dan yang lainnya akan menjalani Ospek terlebih dahulu..

"Ndeel, udah siap buat hari pertama kita di universitas ? ucap Kelvin di depan rumah Andela

"Hmmh siap kok, kalo ada kamu di sisiku aku pasti selalu siap" ucap Andela sambil tersenyum

"Hihi.. pagi-pagi udah bikin aku melayang aja nih kamu" ucap Kelvin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Hehe.. gpp dong sama pacar sendiri"
balas Andela

Kelvin dan Andela bergegas pergi ke universitas mereka..

Sehari sebelum Kelvin shonichi (hari pertama) di bangku kuliah, dia hanya berada di kamarnya sambil bbm an dengan kekasihnya Andela..
Dan juga menonton WWE seperti biasa..

John Cena melakukan tantangan terbuka kembali yang dimana dia memang selalu melakukannya setiap minggu di RAW

"Siapa nih yang nerima tantangan Cena, jangan bilang NXT superstar lagi" batin Kelvin

Yap, memang akhir-akhir ini Cena selalu melawan NXT Superstar atau pemain NXT, NXT adalah kasta kedua
WWE bisa dibilang..
Disana berisikan pemain-pemain muda yang nantinya akan menjadi masa depan WWE

Sebelum Kevin Owens sang NXT Champion yang menyerang Cena waktu lalu, sebelumnya sudah ada Sami Zayn dan Neville yang menjawab tantangan Cena, tetapi mereka berdua belum bisa begitu berbuat banyak melawan 15 kali juara dunia John Cena..

"You want some come get some" begitulah ucapan Cena sebelum memulai tantangannya

Dan muncullah Zack Ryder..
Penonton bersorak senang karena Zack Ryder berasal dari Long Island, yang dimana RAW tersebut berlangsung di sana..
"Lah Ryder ? udah pasti menang Cena.. secara kan dia jobber" batin Kelvin

Jobber adalah suatu sebutan untuk pemain yang sering kalah dalam pertandingan untuk mempush (mendorong) pemain lain dan Zack Ryder adalah salah satunya

Pertandingan berlangsung, tanpa diduga Zack Ryder melakukan perlawanan yang cukup kuat kepada John Cena..
Zack Ryder melakukan gerakan andalannya Broski Boot dan Rough Ryder

Tetapi John Cena tetap kuat dan bangun pada hitungan wasit yang ke-dua

Pada akhir pertandingan, John Cena sukses mengalahkan Zack Ryder dengan Attitude Adjustment nya
sekaligus mempertahankan United States Championnya..

Setelah pertandingan, dan Cena sedang berselebrasi atas kemenangannya..
Tiba-tiba Kevin Owens menyerang dari belakang dan melakukan gerakan andalannya Pop-Up Powerbomb

"Anjir.. pengecut banget nyerang dari belakang" batin Kelvin kesal melihat idolanya diserang oleh Owens

Kevin Owens berselebrasi dan mengangkat NXT Championnya sekaligus kembali menginjak US Title milik Cena

"Bangke nih orang.. minta gw tonjok :v" ucap Kelvin sendirian di depan laptopnya

"Woi gila, lu ngomong sama siapa coe
g ? celetuk Author tiba-tiba muncul

"Nih Thor, kesel gw sama si Owens gendut " ucap Kelvin

"Laah kirain ada apaan.. stress lu,
udah-udah balik ke cerita lu masuk kuliah.. reader dah penasaran" ucap Author

"Kan besok gw masuk kuliahnya thor" balas Kelvin

"Tadi di awal, udah gw ceritain lu pergi kuliah bareng Andela.. cerita sekarang itu plesbek" ucap Author

Kelvin hanya berOh ria

"Dah balik ke KTP eh TKP" ucap Author lalu menghilang kembali ke alamnya :v

"Waah rame ya Ndel" ucap Kelvin setelah memasuki pintu gerbang unive
rsitasnya

"Iya lah sayang.. kan namanya juga semester baru" balas Andela

"Hmmh iya kamu bener
Eh.. kita cari Shani Michael yuk"

"Ayok" balas Andela lalu memegang lengan Kelvin

Tak lama kemudian Kelvin dan Andela menemukan Shani dan Michael di dekat lapangan.. disana juga banyak kerumunan mahasiswa lain

"Shaaan, Mikkee" teriak Kelvin

"Sayang.. ada Kelvin tuhh" ucap Shani sambil menunjuk Kelvin

"Aah iya.. yuk kita ke mereka" ajak Michael sambil menggandeng tangan Shani
"Woi bro, baru dateng lu ? tanya Michael sambil memeluk Kelvin

"Yoi.. macet tadi pagi-pagi" balas Kelvin

"Haii.. apa kabar Ndell? lama ga ketemu"  tanya Shani

"Apik kok Shan.. kamu gimana to, apik juga kan?" balas Andela dengan logat jawanya

"Iya Ndel..apik hehe" ucap Shani tersenyum

"Eh buruan ospeknya mau mulai tuh" ucap Michael lalu menunjuk kearah lapangan, disana mahasiswa sudah banyak berkumpul

"Yok kesana" ucap Kelvin dan menggandeng tangan Andela, begitu juga dengan Michael yang mengga
ndeng tangan Shani..

"Mohon perhatiannya mahasiswa/i sekalian angkatan 2015/2016..
Disini kalian akan memulai Ospek.." ucap seorang kakak kelas perempuan dengan microphone di tangannya

"Cakep tuh kakak kelas" senggol Michael kepada Kelvin

"Yeeh ga boleh liat yang bening dikit lu  mah" balas Kelvin yang berbisik dalam barisan

"Perkenalkan nama saya adalah Melody.. kalian boleh manggil saya dengan nama Kak Melody..
Kakak adalah mahasiswi semester 5 jurusan Ekonomi

Disini kakak akan membimbing kelompok 1 dengan dua Kakak laki-laki
yang disana" ucap Melody menjelaskan sambil menunjuk 2 orang kakak kelas

"Yang itu adalah Kak Gilang , dan yang satu lagi Kak Artha" jelasnya lagi

Selanjutnya kakak kelas dari kelompok 2 memperkenalkan diri

"Wuihh tadi Melody udah cakep.. sekarang lebih cakep lagi" bisik Michael kepada Kelvin

"Shan.. Shan.. nih Michael ngelirik kakak kelas melulu" ucap Kelvin mengadukan kepada Shani

"Ehhh.. dasar kamu yaa..
ngeliatin kakak kelas aja, emang aku kurang apa ?? bentak Shani sambil menjewer kuping Michael

"Ehh duuduuduh sakit Shan.. ampun, iy
adeh ga ngelirik kakak kelas lagi..
Kamu yang paling cantik" ucap Michael

Shani kemudian melepaskan jewerannya

"Sial lu Vin pake ngadu segala" keluh Michael

"Hehe biarin biar tau rasa :p" balas Kelvin

*

"Perkenalkan nama kakak adalah Jessica Veranda, biasa dipanggil Ve
kalian bisa panggil Kak Ve" ucap mahasisiwi tersebut sambil membungkuk memberi hormat

"Kakak akan memimpin kelompok 2 bersama Kak Falvi dan Kak Satria
Lalu kelompok 3 ada Kak Naomi, Kak Bobby, Kak Bagas
Kelompok 4 ada Kak Kinal, Kak Aria dan Kak Bobby  
Kelompok 5 Kak Sendy, Kak Mario dan Kak Artha
               
ada 5 kelompok..
Masing-masing kelompok berisikan 30 mahasiswa/i

Shani dan Michael berada di kelompok 1
Sementara Andela dan Kelvin di kelompok 2

"Yeay sama Kak Melody" ucap Michael kegirangan

"Yeay sama Kak Ve " balas Kelvin

"Oohh jadi gitu..
baru hari pertama udah mulai suka sama kakak kelas" ucap Shani dan An
dela bersamaan sambil menjewer telinga masing-masing kekasihnya

"Duduh Ndel.. sakit, cuma bercanda kok" keluh Kelvin.

"Duuuh iya Shan, bener kata Kelvin..
lepasin dong jewerannya... sakit" keluh Michael

Kemudian mereka masuk ke dalam kelas

"Eh Michelle ?" tanya Kelvin

"Eh Kelvin.. hehe..
kirain kamu kelompok berapa, taunya kelompok 2" ucap Michelle

"Mmhh dia siapa?" tanya Andela

Andela dan Michelle memang satu SMK, tetapi tidak pernah sekelas..
Jadi mereka tidak mengenal satu sam
a lain

"Ehh ini temen sekelas aku Ndel di XIIMM3.. namanya Michelle" ucap Kelvin

"Halo aku Michelle" ucap Michelle mengulurkan tangannya.

"Ohh iya halo aku Andela, pacar Kelvin" ucap Andela sambil menyambut uluran tangan Michelle dan bersalaman

"Eeh Kelvin udah punya pacar ? aku baru tau", batin Michelle dalam hati, hatinya merasa sedih karena mengetahui bahwa Kelvin sudah mempunyai kekasih

*To Be Continued*