Sabtu, 11 Juli 2015

Terimakasih Thalia



Pada pagi hari yang cerah, aku sedang berlari menuju sekolahku..
Aku melihat jam tanganku yang sudah hampir menunjukkan pukul 7 pagi

Oiya, perkenalkan namaku Kelvin Mandala Putra, aku saat ini sedang duduk di bangku SMK kelas X di kota Tangerang..

Aku terbangun, dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah 7 pagi

Aku langsung bergegas mandi kemudian sarapan

"Maah, aku berangkat dulu ya" ucapku kepada Mamaku

"Iya, hati-hati di jalan" balas Mamaku

Aku kemudian keluar rumah dan
berjalan kaki ke sekolah, karena jarak antara rumahku dan sekolah tidak begitu jauh

Di saat aku tengah berlari menuju sekolah, tiba-tiba ada yang memanggilku        
                                                   
"Heeei.. Vinn
tungguin dong" teriak seorang wanita yang merupakan teman dekatku itu

Nama dia adalah Thalia.. nama lengkapnya ya Thalia aja..
Nama yang cukup unik untukku karena
di kelas, namanya merupakan nama yang paling simple dan pendek

Aku biasa memanggilnya Tata, dia adalah teman dekatku dari waktu SMP, wajahnya putih oriental dan juga
postur badannya tinggi..
bahkan melebihi postur badanku, padahal aku laki-laki, tapi kalah oleh postur badan seorang wanita

"Eeh.. Tata, tumben telat juga" ucapku

"Iyanih, aku kesiangan huu" ucapnya sambil memanyunkan bibirnya

"Yaudah yuk buruan.. kita ke sekolah" ajakku sambil menarik tangannya

"Eh.. i..iyaa"

Sesampainya kita di sekolah

Beruntunglah kita karena gerbang sekolah masih dibuka..
Waktu saat itu menunjukkan pukul 7 kurang 2 menit

"Hufft, untung ya Ta, ampir aja telat" ucapku sambil ngos-ngosan
"Hehe iya.. "balasnya sambil tersenyum

Entah kenapa aku menyukai senyumnya...
Menurutku dia mempunyai senyuman yang manis, aku sebenarnya sudah memendam perasaan cinta kepadanya..
tetapi aku takut jika dia tidak mempunyai perasaan yang sama denganku sekaligus menganggu hubungan persahabatan ini

Jadi biarkanlah kita berdua tetap seperti ini

Lalu aku berdua masuk ke kelas, pada saat itu, adalah hari pertamaku masuk sekolah di SMK setelah kemarin melaksanakan MOS selama 4 hari

Dan kebetulan aku dan Tata berada di kelas yang sama
"Mau duduk sebangku Ta?" tanyaku

"Boleh, lagian di kelas ini aku cuma kenalnya sama kamu" balasnya

"Oke, mau dimana nih?" tanyaku lagi

"Aah disitu aja yuk" ucapnya sambil menunjuk kursi baris ke empat

Aku mengangguk dan menyetujuinya

Bel masuk berbunyi, tetapi karena berhubung hari pertama sekolah, hari ini tidak ada kegiatan belajar mengajar melainkan hanya memilih organisasi di kelas dan juga guru menyuruh untuk semua murid masing-masing memperkenalkan dirinya

"Halo, namaku Kelvin Mandala Putra,  sebelumnya aku lulusan dari SMP 48, salam kenal semua" ucapku sambil berdiri di depan kursiku
"Hai semua, namaku Thalia, biasa dipanggil Tata..
aku juga sama seperti Kelvin, lulusan SMP 48, salam kenal semua" kini giliran Tata yang berdiri dan memperkenalkan dirinya

"Haai Tata" balas semua murid disitu

Kebanyakan para murid laki-laki yang melihat Tata.
Mereka melihat dengan penuh kagum, mungkin terpana akan kecantikannya

Waktu demi waktu aku lalui bersama Tata di SMK itu, mulai dari pergi ke kantin bersama, pulang bersama, belajar bersama dan lain lain
Hubungan kami semakin dekat, banyak orang yang mengira bahwa kita berdua berpacaran..
Tetapi nyatanya kita hanyalah sepasang sahabat...Tidak lebih
*skip

Aku sedang duduk termenung di di taman dekat rumahku
Tiba-tiba

"Heiii Vin, lagi ngapain ? sendirian aja ?" tanya seorang wanita dan itu ternyata adalah Tata

"Eh kamu Ta, iya sendiri..
lagi ngadem aja..
enak rasanya di taman ini" ucapku sambil menutup mata dam menghirup udara segar dari taman itu

"Boleh aku duduk?" tanyanya

"Boleh, silahkan" ucapku tersenyum lalu mempersilahkannya untuk duduk

Hari itu entah kenapa wajah Tata terlihat senang dan berseri-seri, tidak seperti biasanya
"Aku mau ngomong sesuatu boleh ga?" tanyanya

"Wahh apa dia mau nembak aku" pikirku kegeeran

"Aah pasti ga mungkin" pikirku lagi

"Boleh, ngomong aja" kataku

"Mmh.. gini, jadi hari ini aku seneng banget" ucapnya sambil memperlihatkan senyuman manisnya

"Waah beneran ? seneng kenapa?" tanyaku antusias

"Tadi pas aku pulang sekolah, kan kamu duluan tuh pulangnya..
Terus ada Adit anak kelas X 3 yang nembak aku.. " jelasnya

DEG
Jantungku serasa berhenti saat itu, bagaikan disambar petir di siang bolong

Dilain sisi aku senang karena bisa melihat dia tersenyum tetapi di sisi lainnya aku sedih karena ada seorang cowok yang menembaknya

"Eh... seriuss ??" tanyaku tidak percaya

"Iyaa Kelvin, masa aku boong"

"Yeaay aku seneng banget, dia baik dan ganteng lagi" ucapnya kegirangan

"Emang kamu udah deket sama dia ? aku gatau deh" ucapku tak habis pikir

"Udah.. meskipun lebih sering lewat bbm sih.." jawabnya

Kelvin hanya mengangguk-angguk paham
"Terus kamu udah nerima dia ?" tanyaku penasaran

"Naah makanya itu, aku mau bicara sama kamu disini..
aku masih belom nerima dia, aku ragu" jawabnya sambil sedikit tertunduk

"Menurut kamu gimana ? aku terima dia atau ngga?" tanya Tata kepadaku sambil memiringkan kepalanya dan menatap kearahku

"Mmh.. ya tergantung kamu sih Ta, kan kamu yang jalanin hehe, kamu punya perasaan suka ga sama dia?" tanyaku

Dia tampak berpikir sejenak

"Iya.. aku suka banget sama dia" jawabnya

"Ooh.. nah..
yaudah, mendingan kamu terima aja
dia" balasku

"Aku seneng kalo kamu seneng" ucapku lagi

Aku berusaha tegar saat itu walaupun sebenarnya hatiku sangat sakit dan sedang menangis

"Waah okedeh..
besok aku akan nerima dia hehe"

"Makasih yaah, kamu emang teman Terbaik aku" ucapnya lagi lalu kemudian memelukku

Aku membalas pelukannya

"Andaikan kalo kita bisa lebih dari teman Ta" ucapku dalam hati

*skip

Keesokan harinya
Aku kembali bersekolah seperti biasa..
Dan saat sampai di kelas, aku disuguhkan dengan acara yang sangat tidak kusukai..

Adit sedang memegang tangan Tata sambil berlutut..

"Thalia, kamu mau kan jadi pacar aku?" tanyanya

Tata terlihat menitikkan air mata

"Iya, aku mau jadi pacar kamu" balas Tata yang kemudian langsung memeluk Adit

Sontak seisi kelas berteriak seakan ikut merasakan kebahagiaan mereka berdua

Mungkin hanya aku di kelas itu yang tidak bahagia, Aku pura-pura ikut bahagia saja dengan tersenyum
walaupun hatiku tidak seperti bibirku yang tersenyum

Entah kenapa setelah Tata mempunyai pacar, dia seakan berubah dan cuek kepadaku

"Heii Ta, kita jalan ke taman yuk" ketikku dalam bbm

"Mmh.. maaf Vin..
hari ini aku jalan sama Adit"

"Oooh yaudah gapapa kok
have fun ya"

Itu bukanlah kali pertama Tata menolak ajakanku untuk sekedar pergi ke taman atau belajar bersama di rumahnya..
Melainkan akhir-akhir ini Tata sudah melupakan sahabatnya ini..
Yang selalu menemaninya dalam suka dan duka
"Ta, kamu kenapa berubah sih? aku kangen di masa-masa kita bersama walaupun kita hanya sepasang sahabat" batinku termenung sendirian di kelas

Dan Tata juga sudah tidak duduk sebangku lagi denganku..
Dia sekarang sudah mempunyai banyak teman wanita di kelas itu dan memilih duduk dengan salah satu dari teman wanitanya itu

Sementara aku?

Aku tidak mempunyai teman selain Tata seorang.. aku hanya duduk sendirian di belakang, murid laki-laki disana entah kenapa tidak ada yang mau berteman denganku..

Padahal aku sudah berusaha untuk berteman dengan mereka
Aku menengadahkan kepalaku keatas, berusaha agar tidak ada air mata yang jatuh.

Setiap hari saat di kantin, aku melihat Tata sedang bergandengan tangan dengan Adit kekasihnya, bahkan saat mereka lewat di depanku..

Tata mengabaikanku dan tidak menyapaku sama sekali
Padahal aku sudah menyapanya terlebih dahulu

Sekolah terus berjalan, hingga tidak terasa kita semua sudah ingin naik ke kelas XI

Aku seperti biasa menenangkan diriku di taman dekat rumahku..
hanya sekedar untuk menatap langit senja
Aku merindukan saat aku dan Tata selalu bersama disini saat dirinya belum berpacaran..
Tetapi sekarang semua berubah
Dia tidak pernah mengunjungi taman itu lagi..
Bahkan membalas bbm ku saja sudah jarang sekali

Tetapi tiba-tiba, aku dikejutkan oleh kemunculan gadis tinggi berwajah oriental yang sudah tidak asing lagi di mataku

Dia sepertinya terlihat sedih

"Tata?" tanyaku

"Keeelvviinn" ucapnya dan dia langsung memelukku

"Eh.. kamu kenapa Ta?" tanyaku bingun
"Kok kamu nangis gini sih?
aku ga suka deh Tata yang cengeng kaya gini" ucapku sambil melepaskan pelukannya lalu mengelap air matanya

"Cerita ke aku ada apa ? apa ada hubungannya sama Adit ?" tanyaku yang berusaha menerka-nerka

Dia mengangguk

"Ternyata benar dugaanku" pikirku

"Mmhh.. A..d..dit Vin, dia selingkuh dari aku.. " ucapnya terisak

"Serius kamu Ta?" tanyaku

"I..iya.. aku liat dengan mata kepalaku sendiri..
Dia lagi bermesraan sama cewek lain" jawab Tata yang masih terisak

"K.kamu yang sabar yaah."
Mungkin dia emang bukan yang terbaik buat kamu, masih banyak kok cowok lain di luar sana yang tulus mencintai kamu" ucapku menenangkannya

"Hm.h. i..iya kamu bener..

O, iya, aku minta maaf ya sama kamu" ucapnya lagi

"Minta maaf ? untuk apa ? tanyaku bingung

"Akhir akhir ini kan aku selalu nyuekin kamu, tapi pas aku lagi butuh kamu.. kamu ga nyuekin aku kaya yang aku lakuin ke kamu, makasih yaah" jawabnya sambil menangis terharu

"Iya.. sama-sama Ta, udah ah gausah nangis, ntar cantiknya ilang loh hehe" ucapku bercanda
"Hihi.. dasar gombal" balasnya sambil tersenyum

Aku sangat senang karena bisa membuatnya kembali dam tersenyum dan setidaknya dapat melupakan pacarnya yang selingkuh itu

Keesokan harinya, sesampainya di sekolah, aku langsung menghampiri kelas Adit, disana aku melihat dia sedang bersama dengan wanita..

"Kurang ajar lu, beraninya mainin sahabat gw" ucapku yang memegang kerah seragamnya dan kemudian aku langsung menonjoknya

Dia terkapar
                             
"Sialan lo, siapa lo?" tanyanya

"Gw sahabatnya Tata..
gw ga suka liat dia nangis gara-gara lu
" ucapku dengan perasaan marah

Tata yang diberitahukan temannya bahwa aku sedang berkelahi dengan Adit langsung menuju ke kelas Adit

Aku berniat untuk memukulnya kembali, tetapi tanganku di tahan dari belakang oleh Tata

"Vinn udah stop ! ayo kita pergi dari sini" ajaknya sambil menggandeng tanganku

"Taaa.. pliss Ta, dengerin penjelasan aku" bujuk Adit

Tata berbalik dan menatap Adit dengan tajam

"Mulai sekarang aku ga ada hubungan apa-apa lagi sama kamu.. Kita putus !!!" ucapnya tegas lalu kemudian pergi meninggalkan kelas itu bersamaku
"Makasih ya Vin udah mau belain aku tadi" ucapnya berterimakasih saat kita di jalan pulang ke rumah masing-masing

"Iyaa Tata.. sama-sama
aku akan selalu ada di samping kamu, gimanapun kondisi kamu" ucapku

Dia tampak senang mendengar hal itu, terlihat dari bibirnya yang tersenyum

*

Tak terasa, aku dan juga Tata sudah naik kelas ke kelas XII.. saat waktu liburan semester, aku senang Tata kembali seperti semula di mana dia selalu mau menemaniku ke taman dan pergi ke mall berdua hanya sekedar menonton film dan juga makan di restoran
Hari demi hari kita semakin dekat dan  perasaan cintaku terhadap Tata semakin besar.. sulit sekali untuk dipendam kembali

Pada hari itu di penghujung bulan Juni aku berencana mengungkapkan isi hatiku yang sudah lama dipendam sejak kita berdua menginjak bangku SMP dulu

"Ta, kita ke taman yuk, aku mau ngomong sesuatu" ajak ku sambil menarik tangannya

Dia hanya mengangguk dan menerima ajakanku

Sesampainya di taman, kita berdua duduk di bangku yang biasa kita duduki

"Kamu mau ngomong apa?" tanyanya
"Mmh.. jadi gini..
kita kan udah dekat selama kurang 4 tahun sejak SMP" ucapku

"Iya aku tau. Terus ?"

"A..aa.. aku ngerasa aku itu nyaman di dekat kamu"

"Iya.. aku juga sama kok
nyaman di dekat kamu... kita kan teman" ucapnya yang membuatku sedikit kaget dan mulai ragu untuk menembaknya

"Teman ?" tanyaku

Dia mengangguk

"Mmh.. bisa ga, kalo lebih dari teman?" tanyaku dengan gugup..
Aku menunduk
Dia tampak berpikir sejenak

"Maksud kamu?" tanyanya lagi

"Aa..aku sayang dan cinta sama kamu Ta..
kamu mau ga jadi pacarku?" ucapku mengumpulkan semua keberanian sambil berlutut dan memegang tangannya

"Eh.. kamu seriuss ?" tanyanya tak percaya

Aku mengangguk mantap

Dia tampak tertunduk dan mulai menitikkan air mata

"Eh kenapa nangis ?" tanyaku bingung

"Maaf" hanya kata itu yang terlontar dari bibir manisnya
"Maaf ? maaf kenapa?" tanyaku dengan penuh tanya

"Ma..af aku ga bisa nerima kamu" ucapnya yang membuat diriku seperti mati sejenak..

Hatiku bergetar seperti tersambar petir, tidak menyangka bahwa Tata tidak membalas perasaanku.. Mungkin dia hanya menganggapku sebagai sahabatnya, pikirku dalam hati

"T..tapi kenapa Ta?" tanyaku menuntut penjelasan..

Bulir bening dari matalu perlahan mulai turun membasahi pipi

"Aa.. aku besok mau ke Jakarta"

"Haah ke Jakarta ?" ngapain?" tanyaku kaget
"Mmh.. kamu tau kan JKT48?" tanyanya

Aku mengangguk perlahan

"Nah.. aku mau ikut audisi generasi ke dua idol group itu" jawabnya

"Aku mau mengejar impianku disana, doain aku ya supaya aku bisa diterima.. kamu bisa ngertiin aku kan?" jelasnya lagi

Aku sebenarnya berat untuk melepasnya pergi ke Jakarta dan ingin sekali mengatakan untuk selalu ada bersamaku disini, tetapi aku sadar.. aku tidak boleh menjadi egois..

Ini semua demi impian Tata, asalkan dia bisa bahagia, akupun juga bahagia,
Karena sesungguhnya kebahagiaan sejati itu bukanlah dimana kita bisa berpacaran dengan orang yang disuka
melainkan melihat orang yang kita suka bahagia dan selalu tersenyum meskipun bukan kita yang menjadi faktor dia tersenyum dan bahagia.. tetapi itu sudah lebih dari cukup.

Aku mulai tersenyum

"Iya Ta.. pasti !
aku akan doain kamu dari sini.. semoga kamu sukses ya disana" ucapku

*

Keesokan harinya, aku berdoa di rumahku agar Tata bisa diterima dan masuk menjadi salah satu anggota generasi kedua dari JKT48

Saat sore harinya aku mendapatkan kabar darinya melalui BBM

"Vinn.. aku keterima Vinn yeaay.."
"Waaah seriuss ?? yeay selamat yaa ..
cie jadi member jeketi" balasku sedikit bercanda
                               
"Hehe makasih Vin"

"Aku janji aku akan dukung kamu di JKT48, aku akan jadi fans kamu deh hehe"

Entah kenapa setelah itu Tata tidak membalas BBM dariku, dia hanya meread saja

Hari esoknya.. aku berniat mendatangi rumah Tata, tetapi saat aku sampai disana, tetangga sebelah rumahnya berkata bahwa Tata dan sekeluarga sudah pindah ke Jakarta kemarin malam dan menurutnya juga Tata akan melanjutkan sekolahnya di Jakarta
Aku kaget seakan tidak percaya bahwa Tata langsung pergi begitu saja tanpa pamit dulu kepadaku

Aku berjalan pulang kembali ke rumahku..
Sepertinya gairah hidupku sudah tidak ada, karena penyemangatku sudah pindah ke kota lain

Aku berbaring di tempat tidurku
Tak lama kemudian, hp ku bergetar.. disana ada chat masuk dari Tata
                                           
"Heii. Vinn, aku udah pindah rumah dan juga sekolah ke Jakarta...
Supaya aku ga jauh juga kalo beraktivitas di JKT48 nanti
Maafin aku ya kalo aku ga pamit ke kamu kemarin.. maaf banget

"Kamu jahat Ta.. kenapa ga bilang- bilang ke aku sih kalo mau pindah???
"Maaf.. aku cuma takut, kamu jadi sedih"

"Sedih ?? Justru dengan kamu ga pamit ke aku kaya gini malah bikin aku tambah sedih"

"Hhm.. maafin aku banget Vin..
iya aku sadar aku salah"

Aku sedikit terpancing emosi

"Hufft iya deh..
aku ngerti, sukses ya disana, aku bakal nungguin kamu masuk TV yeay" balasku berusaha membuat dia senang

"Hehe makasih" balasnya singkat

Satu bulan kemudian

Aku melihat Tata di TV, saat itu generasi kedua sedang diperkenalkan
di acara konser "JKT48 warnai harimu"
Aku melihat Tata yang sedang menari dan bernanyi Shonichi itu dengan bangga

Aku selalu mengirim BBM kepada Tata semenjak dia sudah menjadi terkenal, tetapi Tata selalu tidak membalasnya.. mungkin dia sibuk, pikirku  

Waktu terus berjalan hingga kabarnya team trainee (generasi kedua) sudah  melaksanakan show sendiri bertajuk "Pajama Drive" di theater di sebuah mall di Jakarta

Aku sangat bangga sekali dengan prestasi Tata itu..
Aku berpikir untuk datang ke theater suatu hari nanti untuk bertemu dengannya lagi, tetapi mungkin Tuhan belum mengizinkan.. aku terkendala biaya dan transportasi.
Alhasil, aku hanya bisa mensupportnya dengan mendoakan dia setiap hari dan menunggu jika JKT48 diundang di acara TV, karena hanya di TV sajalah aku bisa melihat senyum sahabatku itu

Tak lama kemudian juga, aku melihat kabar dari twitter bahwa Tata masuk ke dalam team KIII..
Sontak aku kembali bahagia karena temanku itu sudah semakin bersinar dan terkenal

Aku terus mendukung Tata di JKT48, hingga saat JKT48 mengumumkan akan mengadakan sousenkyo (pemilihan) single ke 6

Dengan cara menabung aku membeli CD Flying Get di sebuah minimarket, hanya untuk mendapatkan hak vote
memilih, yang nantinya bisa aku pergunakan untuk memilih Tata agar dia masuk dalam single ke 6

Dan ternyata usahaku tidak sia-sia..
Tata masuk di single ke 6 walaupun hanya menempati peringkat 13 waktu itu..
Tetapi aku sudah sangat puas karena bisa melihat Tata di single ke 6 yaitu Gingham Check
                                                     
Masuk ke tahun 2014 akhir.. aku sangat senang karena Tata ku itu merambah ke dunia akting..
                                                                   
Tata mengikuti sebuah serial TV "Bima X Satria Garuda" bersama Stella ex member JKT48

Aktingnya ternyata lumayan bagus, pikirku.. dan kadang juga aku tertawa jika melihat ada scene yang diisi oleh Tata.. entah kenapa
*

Aku juga merasa sedih karena belum sempat untuk ikut handshake event yang diadakan rutin oleh JKT48 setiap mereka mengeluarkan single

Di penghujung 2014, aku sangat senang sekali karena aku mendapatkan verif tiket theater

Aku memesan tiket untuk menonton theater Tim KIII bertajuk "Seishun Girls"
                         
Kebetulan hari itu sekolahku libur, aku menuju theater JKT48 pada pagi hari menggunakan transportasi umum seperti kereta.. setelah kereta
Aku naik angkot agar bisa sampai ke salah satu mall di Jakarta itu yang di dalamnya terdapat JKT48 Theater
Setelah aku sampai, disana fans JKT48 sudah setia mengantri, kukira saat aku datang, suasana masih sepi, tetapi keadaan nya malah sebaliknya.

Antrian sudah penuh diisi oleh sekelompok remaja yang kebanyakan laki-laki itu..
Aku dengan sabar mengantri hingga akhirnya aku bisa masuk ke dalam theater dan duduk di row ke empat

Member yang jelas kutunggu adalah sudah pasti teman dekatku semasa SMP yaitu Thalia atau Tata

Show pun dimulai, mereka sangat energik dan tampil dengan penampilan maksimal

Aku sangat menikmati show itu selama 2 jam
Setelah selesai, waktunya sesi hi-touch atau tos dengan member di akhir theater..

Aku sangat gugup sekali, karena sebentar lagi aku akan bertemu dan bertatapan dengan wajah Thalia

"Kira-kira Tata inget ngga ya?" batinku dalam hati

Pintu terbuka dan tibalah sesi hi-touch itu..
Aku berada di barisan tengah, terlihat fans di depan begitu akrab dalam bercengkrama dengan para member

Berhubung aku baru pertama kali theater, aku gugup dan memutuskan untuk tetap tersenyum saja ketika kebanyakan member pasti berkata "Terimakasih Kak, jangan lupa datang lagi"
Akhirnya momen yang ditunggu tiba" setelah aku melewati member Sinka Juliani lalu Cindy Yuvia dan sekarang giliran Thalia

"Hai Ta, penampilan kamu keren tadi" aku mencoba berbicara seperti itu sambil tanganku dam tangannya beradu untuk sekian detik
                                                         
Aku berharap Tata masih mengenaliku setelah 1 tahun lebih kita tidak bertemu

"Makasih Kak, datang lagi ya" hanya kata itu yang keluar dari bibirnya

"Ah, mungkin dia lupa sama aku" pikirku dalam hati

Jika dia masih mengingatku, pasti dia akan menegurku dengan memanggil namaku
Aku keluar theater dengan lesu..

Lantai 4 mall itu sudah sepi, karena waktu sudah semakin larut malam..
entah kenapa aku tidak ingin pulang terlebih dahulu..

Aku masih berharap Tata akan muncul dari dalam theater, tetapi sejam ku menunggu hingga mall itu sudah mau tutup, orang yang kutunggu tidak kunjung muncul

"Mungkin dia ada latihan sampai malam" pikirku

Dengan terpaksa akhirnya aku kembali pulang ke rumahku dengan perasaan campur aduk

Senang karena bisa menonton theater pertama kalinya sekaligus melihat sahabatku yang sudah menjadi idola..
Sedih karena sahabatku itu sudah melupakan sahabat lamanya yaitu aku

*

"Tata, kamu fokus dong kalo latihan" bentak Guru dance dari para member

"Eh iya kak, maaf" balas Tata sambil tertunduk

"Vinn, maafin aku tadi yang pura-pura ga kenal kamu.
aku harap kamu bisa lupain aku" batin Tata dalam hati

"Kenapa Ta? kok kaya ga fokus gitu ?" tanya Hanna teman sesama membernya

"Ah.. gapapa kok Han" balas Tata berbohong

"Aku udah temenan sama kamu
lama loh, aku tau kalo kamu lagi ada masalah" ucap Hanna

"Ceritain lah ke aku, siapa tau aku bisa bantu" lanjut Hanna lagi

"Mmh.. gini Han, tadi ada sahabat lama aku nonton theater" ucap Tata

"Sahabat ? cowok cewek ? tanya Hanna

"Cowok"

"Ciee sahabat apa sahabat tuuh?" goda Hanna

"Iih apaan deh kamu, iya sih.. sebenernya kita hampir pacaran dulu" ucap Tata pelan

"Terus ?"
"Ya, gara-gara aku masuk JKT48 aku jadi nolak dia saat itu" Tata terus curhat kepada Hanna

"Lah terus tadi dia nonton, kenapa kamu sedih ?" tanya Hanna bingung

"Mmh.. aku pengen dia lupain aku..
aku sadar aku bukan cewek yang terbaik buat dia, di saat waktu SMK dulu aku pernah sakitin dia dan ngacuhin dia saat aku ada pacar, tapi dia malah semakin peduli sama aku meskipun aku ga pernah peduliin dia sama sekali" Tata mulai terisak

"Dari situ aku sadar, kalo aku wanita jahat.. aku ingin dia lupain aku dan nyari wanita lain yang lebih baik dari aku" lanjut Tata lagi

Hanna hanya mengelus-ngelus pundak Tata sambil mengangguk-anggukan kepalanya
*

Aku kembali ke rumah dengan perasaan lesu dan sedih

Teman-temanku di kampus hanya bingung dengan tingkahku karena aku bersikap layaknya orang sakit, seperti orang yang tidak memiliki semangat

Ada satu orang perempuan yang membuatku tertarik, entah kenapa dia selalu ada di sampingku ketika aku sedih..

Dia selalu memberikan kata-kata motivasi yang membuat semangatku perlahan muncul kembali

Oiya, nama wanita itu adalah Andela, Andela Yuwono nama lengkapnya..

*disini ceritanya Andela bukan member jeketi ya :D
Dia seperti kiriman dari Tuhan untuk menggantikan posisi Tata..
Wajahnya putih, senyumnya manis jika mendengar dia berbicara aku kadang-kadang igin tertawa karena logat Jawanya yang medok sekali

"Halo Vinn, apa kabar kamu dino iki ? apik apik kan ? tanya nya menghampiriku saat aku sedang duduk di kantin

"Eh..kamu Ndel, apik kok" aku menjawabnya..

Akhir-akhir ini aku jadi bisa sedikit sedikit belajar bahasa Jawa karena Andela yang mengajarkannya

Singkat cerita, pada awal 2015 aku dan Andela semakin dekat..
Aku merasa nyaman dengan dia saat ini dan sepertinya dia juga merasakan hal yang sama denganku
Lama-kelamaan aku bisa melupakan Tata dan hatiku mulai terbuka untuk Andela..

Pada saat bulan Februari tanggal 14 yang merupakan hari Valentine atau hari kasih sayang, aku menyatakan perasaan cintaku kepada Andela di taman yang biasa dulu sering kukunjungi bersama Tata

Alangkah senangnya aku ketika Andela menerimaku menjadi pacarnya...
Aku akan berjanji untuk selalu menjaganya selamanya

Tapi Tata tidak kulupakan begitu saja, aku tetap mendukung segala aktivitasnya di JKT48

Aku juga bercerita kepada Andela jika salah satu member JKT48 yang bernama Thalia adalah teman dekatku
saat aku SMP dan SMK dulu

Andela menanggapinya dengan mengangguk-angguk

Kadang dia juga sedikit merasa cemburu jika aku hanya memperhatikan Tata seorang

Aku merasa sangat senang karena itu artinya Andela memang tulus mencintaiku

"Iiih kamu mah, merhatiin twitter Tata mulu, akunya dicuekin" ucap Andela cemberut

"Eh.. iya..
ngga kok sayang.. nih udah aku taro HP nya" ucapku lalu meletakkan hp ku di meja

"Naah gitu dong" Andela tersenyum manis
*

Balik ke aktivitas JKT48

JKT48 mengadakan pemilihan kembali untuk single ke 10
Aku menonton video promosi Tata dengan judul Nice Timing.. sontak aku tertawa sendiri melihat tingkah lucunya

Aku berusaha keras untuk mengumpulkan uang, hanya sekedar untuk membeli pulsa untuk memilih Tata melalui SMS yang dimana satu vote berharga 7.700..
Harga yang cukup mahal bagiku

Aku hanya mampu vote untuk dirinya sebanyak tiga kali, aku percaya
ThaliAlliance seluruh Indonesia pasti bisa membantu Tata sehingga masuk
kembali dalam single ke 10..

Kurang lebih dua bulan kemudian

Hasilnya tidak sesuai harapanku..
Tata menempati peringkat 22..
Tetapi cukup baik lah karena mendapatkan posisi Undergirls

"Harus dateng ah nanti pas Handshake event single ke 10.. ga sabar pengen ketemu kamu Ta" ucapku dalam hati

Aku selalu memberikan kata-kata semangat atau sapaan kepada Tata melalui twitter
Aku tidak chat atau Line kepadanya karena takut mengganggunya dalam kegiatan JKT48

Tidak terasa kuliahku sudah mencapai semester dua, hubunganku dengan Andela juga tetap terjalin dengan baik
Aku merasa jika Tata juga sudah menginjak bangku kuliah

Aku juga berharap semoga Tata dapat membagi waktunya antara kuliah dan JKT48

Tetapi pada hari Jumat 26 Juni 2015, ada kabar yang kurang mengenakkan bagiku dan semua ThaliAlliance di Indonesia..

Ditemukan akun unofficial Tata yang bernama @thltata.. dan di daftar followers dan following nya sudah ada Noella yang dimana dia adalah mantan dari member team KIII JKT48

Banyak orang yang menggosipkan bahwa Tata akam segera grad dari JKT48

Sontak aku menjadi sangat sedih, di saat aku ingin bertemu dengannya dan
Dibalik rasa sedih itu, sebenarnya ada rasa senang di dalam diriku, jika Tata grad, itu artinya mungkin aku bisa bertemu dengannya kembali

Tetapi, apakah dia akan kembali kesini? dan kembali bersama-sama denganku seperti masa-masa SMP dan kelas 1 SMK dulu.

Jika dia kembali, Aku berharap agar Tata dapat bertemu dengan Andela..

Tetapi hatiku semakin hancur dikala banyak orang memperbincangkan foto Tata yang beredar dengan seorang cowok lain di twitter.

Aku sangat kecewa, benar-benar kecewa.. apakah Tata menyerah dalam menggapai impiannya di JKT48 hanya demi cinta ?
Bahkan jika cowok itu aku, aku lebih memilih untuk tetap mendukungnya di
JKT48 untuk tetap berjuang dan menghargai para fans yang telah bersusah payah mendukungnya.

"Hufft" aku menghela nafas saat melihat berita-berita tersebut di twitter, mungkin hanya tinggal menunggu waktu agar berita Tata grad benar-benar resmi.

Dan sepertinya kabar Tata mempunyai pacar memang benar, karena dari status BBM nya yang aku lihat, sudah ada tulisan "FP *love" FP merupakan inisial cowok yang sekarang sedang ramai diperbincangkan di twitter

Aku mencoba memberanikan diri dan mulai memutuskan untuk mengirim pesan kepada Tata
"Hei... kamu Ta,
kalo emang itu keputusan kamu..
aku menghargainya kok, tetap semangat di luar sana.. aku berharap bisa bertemu kamu lagi suatu hari nanti" aku memberanikan diri untuk mengetik kata-kata itu melalui BBM kepada Tata

"Dan oiya.. inget gak, 2 tahun lalu, tepat hari ini.. aku nembak kamu, tapi kamu tolak waktu itu hehe..
aku ga bakal lupain kejadian itu"

Tata hanya membalas

"Terimakasih untuk semuanya :)"
                                     
Lalu kemudian kontak BBM Tata menghilang dari hp ku..

Ya, dia sudah menghapus kontakku.. dia hanya meninggalkan pesan ucapan terimakasih kepadaku
Aku kemudian langsung menuju twitter dan mention cowok beruntung yang mendapatkan hati Tata saat ini
                                                       
"@FadePrakasa jagain Tata bro, awas aja sampe nyakitin dia, gw ga akan segan-segan nyari lu dan ngehajar lu"

Mungkin ini adalah kejadian yang memilukan dalam hidupku, sahabat sekaligus orang yang kucintai sekarang sudah menjadi milik orang lain..

But life must go on, aku harus tetap tegar dan berjuang dalam hidup ini meskipun tanpa dia di sisiku

Beruntunglah sekarang Andela ada disampingku, setidaknya dia bisa menjadi pengganti Tata
Aku hanya berharap semoga Tuhan mempertemukan kami suatu hari nanti.

Terimakasih Thalia untuk segalanya atas senyuman dan semangat yang kau berikan baik sebagai sahabatku ataupun saat menjadi idola di JKT48


The End

Created by : @KelvinMP_WWE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar